Seorang Perempuan Berprofesi Sebagai Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) SN (41) Warga Dusun Bagik Payung, Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, ditemukan tewas, di Labuhan Na'e Desa Karambo Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tengara Barat. Selasa (7/4/2020) Sekitar Pukul 15.30 Wita.  Kapolsek Pekat melalui Paur Humas Polres Dompu, AIPTU Hujaifah kepada wartawan menjelaskan, Perempuan berinisal SN umur 41 tahun, Warga Dusun Bagik Payung, Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, ditemukan tewas, di Labuhan Na'e Desa Karambo Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tengara Barat. Selasa (7/4/2020) Sekitar Pukul 15.30 Wita.
SN Seorang Guru PNS yang ditemukan Tak Bernyawa
DOMPU,WARTADOMPU-Seorang Perempuan Berprofesi Sebagai Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) SN (41) Warga Dusun Bagik Payung, Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, ditemukan tewas, di Labuhan Na'e Desa Karambo Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tengara Barat. Selasa (7/4/2020) Sekitar Pukul 15.30 Wita.

Kapolsek Pekat melalui Paur Humas Polres Dompu, AIPTU Hujaifah kepada wartawan menjelaskan, Perempuan berinisal SN umur 41 tahun, Warga Dusun Bagik Payung, Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, ditemukan tewas, di Labuhan Na'e Desa Karambo Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tengara Barat. Selasa (7/4/2020) Sekitar Pukul 15.30 Wita.

SN merupakan seorang guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), tewas dengan posisi tengkurap. Ujarnya.
Seorang Perempuan Berprofesi Sebagai Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) SN (41) Warga Dusun Bagik Payung, Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, ditemukan tewas, di Labuhan Na'e Desa Karambo Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tengara Barat. Selasa (7/4/2020) Sekitar Pukul 15.30 Wita.  Kapolsek Pekat melalui Paur Humas Polres Dompu, AIPTU Hujaifah kepada wartawan menjelaskan, Perempuan berinisal SN umur 41 tahun, Warga Dusun Bagik Payung, Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, ditemukan tewas, di Labuhan Na'e Desa Karambo Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tengara Barat. Selasa (7/4/2020) Sekitar Pukul 15.30 Wita.
Berdasarkan keterangan saksi lanjutnya, bahwa korban keluar dari rumahnya mulai dari hari Senin sekitar pukul 05.20 wita dengan cara berjalan kaki menuju kos-kosan miliknya yang berjarak sekitar 500 meter.

Kemudian sekitar pukul 17.00 wita, saksi bersama rekan-rekannya yang berjumlah sekitar 10 (sepuluh) orang melakukan upaya pencarian di sekitar rumah namun tidak membuahkan hasil.

Pada hari Selasa tanggal 7 April 2020 sekitar pukul 08.00 wita, saksi beserta rekan-rekannya melanjutkan upaya pencarian kembali, menuju pesisir pantai di Desa Karambo Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Sekitar pukul 15.30 wita, pada saat saksi berjalan di pinggir pantai Labuhan Na'e Desa Karombo, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, saksi melihat korban dalam posisi tengkurap dan tidak sadarkan diri.

Melihat hal tersebut saksi kemudian menghubungi anggota piket Polsek Pekat. Terang AIPTU hujaifah Kepada Wartawan. 

Hujaifah Menambahkan,  Sekitar pukul 16.10 wita, Kapolsek Pekat beserta anggota tiba di TKP dan melakukan TPTKP serta melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas Calabai guna dilakulan evakuasi menuju Puskesmas  Calabai.
Seorang Perempuan Berprofesi Sebagai Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) SN (41) Warga Dusun Bagik Payung, Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, ditemukan tewas, di Labuhan Na'e Desa Karambo Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tengara Barat. Selasa (7/4/2020) Sekitar Pukul 15.30 Wita.  Kapolsek Pekat melalui Paur Humas Polres Dompu, AIPTU Hujaifah kepada wartawan menjelaskan, Perempuan berinisal SN umur 41 tahun, Warga Dusun Bagik Payung, Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, ditemukan tewas, di Labuhan Na'e Desa Karambo Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tengara Barat. Selasa (7/4/2020) Sekitar Pukul 15.30 Wita.
Adapun tindakan yang telah dilakukan oleh pihak Kepolisian yaitu, Petugas Mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) Desa Karambo Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Melakukan TPTKP dan melakukan Evakuasi korban menuju Puskesmas Calabai.

Atas peristiwa ini, Kata dia,  Pihak keluarga menerima dengan ikhlas atas meninggalnya Almarhumah,  dan tidak akan melakukan tindakan medis (visum) Ujarnya. 

Hingga berita ini dirilis, motif kematian korban belum diketahui. (ekha).

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.