Diduga Oknum Kepolisian Polres Dompu, melakukan tindakan represif, ratusan masyarakat Lingkungan Dore, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Menggelar Aksi Blokir Jalan Lintas Sumbawa. Senin (16/3/2020).  Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan masyarakat, atas dugaan tindakan represif oknum kepolisian, yang diduga memukul korban atas nama Rustam, Pelajar Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas 1 disalah satu pendidikan di Dompu.  Keluarga Korban Marah, dan membakar Ban Bekas ditengah jalan, dan Memblokir jalan Lintas Sumbawa menggunakan Batu, Kayu, dan Barugak ditengah jalan.  Masa kecewa, meminta pihak kepolisian harus bertanggungjawa atas insiden dugaan pemukulan terhadap korban, yang pada saat itu ditangkap lantaran kedapatan membawa benda tajam, yang tersimpan didalam Jok Motor korban.   Keluarga Korban Ajis (50) Warga Lingkungan Dore, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, mengatakan,  keluarga  menuntut agar pihak kepolisian bertanggungjawab atas tindakan Represif oleh oknum Kepolisian Resort Dompu terhadap anak kecil yang masih di bawah umur. ‘’Masa juga menuntut agar korban di lepaskan’’. Katanya.
Aksi Blokir Jalan di Lingkungan Dore, Kelurahan Simpasai, Woja-Dompu
DOMPU,WARTADOMPU_ Diduga Oknum Kepolisian Polres Dompu, melakukan tindakan represif, ratusan masyarakat Lingkungan Dore, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Menggelar Aksi Blokir Jalan Lintas Sumbawa. Senin (16/3/2020).

Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan masyarakat, atas dugaan tindakan represif oknum kepolisian, yang diduga memukul korban atas nama Rustam, Pelajar Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas 1 disalah satu pendidikan di Dompu.

Keluarga Korban Marah, dan membakar Ban Bekas ditengah jalan, dan Memblokir jalan Lintas Sumbawa menggunakan Batu, Kayu, dan Barugak ditengah jalan.

Masa kecewa, meminta pihak kepolisian harus bertanggungjawab atas insiden dugaan pemukulan terhadap korban, yang pada saat itu ditangkap lantaran kedapatan membawa benda tajam, yang di simpan didalam Jok Motor korban pada Sabtu (21/3/2020) Malam.

Keluarga Korban Ajis (50) Warga Lingkungan Dore, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, mengatakan,  keluarga  menuntut agar pihak kepolisian bertanggungjawab atas tindakan Represif oleh oknum Kepolisian Resort Dompu terhadap anak kecil yang masih di bawah umur. ‘’Masa juga menuntut agar korban di lepaskan’’ Tegasnya.

Kronologis

Rustam anak di Bawah umur yang di tahan oleh kepolisian, sementara  Rendi  si pemilik kendaraan berhasil lolos saat terjadi pengejaran. Sabtu malam (21/3/2020).

Tiba- tiba dari arah samping muncul oknum   polisi yang  mengendarai kendaraan bermotor untuk menyetopkan laju kendaraan mereka.

Akibat panik  si rendi yang saat itu membawa motor sekaligus pemilik motor melaju dengan kencang sehingga terjadi kejar kejaran dengan oknum aparat kepolisian.

di persimpangan Cabang renda kelurahan simpasai, Kecamatan Woja, kedua pemuda ini berhasil di Tahan laju kendaraannya oleh oknum polisi tersebut.

Rendi yang saat itu panik , kabur meninggalkan Temannya si rustam yang di boncenginya.

Melihat temannya kabur, oknum polisi tersebut mencurigai adanya indikasi lain dari kedua pemuda tersebut, sehingga dilakukan penggeledahan terhadap  si Rustam.

Dari hasil penggeledahan,  terdapat senjata Tajam jenis golok yang tersimpan di balik jok motor.

Rustam diamankan, untuk pemeriksaan lebih lanjut di Polres Dompu.

Atas peristiwa tersebut, Senin (16/3/2020), pagi keluarga korban menjenguk Rustam yang di tahan oleh kepolisian di Mapolres Dompu.

Karena kaget, keluarga korban nyaris tak mengenal korban, melihat kondisi rustam yang babak belur yang diduga dipukul  oleh oknum kepolisian.

Bukan hanya babak belur tapi keluarga korban tidak terima lantaran anaknya di perlakukan secara tidak manusiawi," sudah babak belur rambutnya di cukur ibarat kertas yang di makan tikus" tandas keluarga korban kepada wartawan. (ekha)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.