Diduga merasa tersinggung Risky alias Kin (16) Warga Dusun Wadu Mbudi, Desa Dorepeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, melayangkan bogem  kemuka Irfan (25) warga yang sama Dusun Wadu Mbudi, Desa Dorepeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.     Usai memukul korban, terduga pelaku Riski alias Kin juga menyabit korban dengan sebilah celurit tajam hingga mengenai punggung korban.     Dari Informasi yang diperoleh wartawan, Motif pelaku  menganiaya korban, karena diduga tersinggung lantaran korban menertawakan pelaku disaat mendorong sepeda motor miliknya  yang padaa saat itu  mati kehabisan bensin.        Pada saat pelaku melewati kos-kosan milik Guru Semen tiba-tiba mendengar suara tertawa,  karena pelaku merasa tersinggung kemudian mengambil sebilah celurit yang disimpan di rumahnya.     Tidak lama kemudian pelaku  kembali ke kos-kosan, untuk mencari korban, yang diduga  menertawakannya.     Sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelaku langsung melayangkan bogem mentah kemuka korban, dan menyabit korban menggunakan celurit sebanyak tiga kali yang mengenai punggung korban hingga sobek dan mengeluarkan darah. Jum'at (28/2/2020)  pukul 19.20 wita. Di Dusun Wadu Mbudi Desa Doropeti Kec. Pekat Kab. Dompu.
Irfan Yang Terkena Sabetan Celurit Pelaku  Terluka dan Mengeluarkan Darah
DOMPU,WARTADOMPU- Diduga merasa tersinggung Risky alias Kin (16) Warga Dusun Wadu Mbudi, Desa Dorepeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, melayangkan bogem kemuka Irfan (25) warga yang sama Dusun Wadu Mbudi, Desa Dorepeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Usai memukul korban, terduga pelaku Riski alias Kin juga menyabit korban dengan celurit tajam hingga mengenai punggung korban.

Dari Informasi yang diperoleh wartawan, Motif pelaku  menganiaya korban, karena diduga tersinggung lantaran korban menertawakan pelaku disaat mendorong sepeda motor miliknya  yang padaa saat itu  mati kehabisan bensin.


Pada saat pelaku melewati kos-kosan milik Guru Semen tiba-tiba mendengar suara tertawa,  karena pelaku merasa tersinggung kemudian mengambil sebilah celurit yang disimpan di rumahnya.

Tidak lama kemudian pelaku  kembali ke kos-kosan, untuk mencari korban, yang diduga  menertawakannya.

Sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelaku langsung melayangkan bogem mentah kemuka korban, dan menyabit korban menggunakan celurit sebanyak tiga kali yang mengenai punggung korban hingga sobek dan mengeluarkan darah. Jum'at (28/2/2020)  pukul 19.20 wita. Di Dusun Wadu Mbudi Desa Doropeti Kecamatan. Pekat Kabupaten Dompu.
 
Pelaku Risky Alias Kin yang diamankan oleh Petugas di Polsek Pekat
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku Risky alias Kin kini telah diamankan oleh petugas kepolisian Polsek pekat, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Atas peristiwa ini Kepolisian Polsek Pekat menghimbau masyarakat bahwa kejadian tersebut telah ditangani secara hukum oleh Polsek pekat. (*)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.