DOMPU,WARTADOMPU- Pemilik Akun Facebook Bernama Firman Galang, Resmi dilaporkan Ke Polres Dompu oleh Massa Aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Desa Ranggo, Sabtu (29/2/2020) Pukul 19.43 Wita.  Firman Galang di duga telah menyebarkan penghinaan dengan mengomentari sebuah artikel berita yang dishare oleh akun facebook bernama Agus Kusmayadi di kolom komentar, yang diposting pada kamis (27/2/2020) Pukul 08.53 wita. Dalam komentarnya, Firman Galang menulis sebuah kalimat menggunakan bahasa Daerah dikolom komentar Facebook Agus Kusmayadi.  ‘’ Ede,,,,si ku tupa weki demo wara si ma Raka bantuan,,,,na lao bune bote,,,,,hhhhhhh’’ tulis Akun Firman Galang di kolom komentar facebook Agus Kusmayadi pada sebuah artikel berita yang dibagikan, berjudul ‘’ Kades Ranggo Resmi Dilaporkan Ke Jaksa’’. Dalam foto tersebut, terlihat pelapor Abdul Malik Mahmud, SH yang didampingi oleh Irhamzah,SH dan sejumlah massa aksi lainnya, tengah berdiskusi dengan Kejari Dompu Indra Julkarnain, SH diruangan depan kantor kejari dompu, usai menyerahkan laporan. Mengetahui komentar miring dari pemilik akun Firman Galang, salah satu massa aksi dalam unjuk rasa kepala desa ranggo hari yang lalu, atas nama Abdul Malik Mahmud, SH melaporkan tindakan pelaku yang memberikan komentar yang dinilai oleh massa aksi dan pelapor adalah sebagi bentuk dugaan penghinaan mereka. Dan melaporkan isin konten tersebut ke Polres Dompu pada Sabtu (29/2/2020) Pukul 19.43 Wita. Pelapor Abdul Malik Mahmud, SH ( 40) Warga Dusun Sigi Desa Ranggo, melalui Irhamzah,SH yang merupakan partner aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Desa Ranggo usai memberikan keterangan laporannya kepada penyidik polres dompu melalui Unit Tindak Pidana Ringan (Tipiter) Polres Dompu, kepada wartawan mengatakan, ‘’Kami selaku massa aksi demonstrasi pada waktu lalu merasa tidak terima atas pernyataan tersebut. Sebab komentar itu berisikan indikasi penghinaan yang sangat bertendensius pada posisi kami sebagai anggota aksi demonstrasi tersebut’’ ujarnya. Untuk itu kata irhamzah, kami menempuh jalur hukum agar masalah ini bisa mendapatkan deteren effect atau efek jera bagi pelaku maupun orang lain, agar lebih bijak dalam bermedia sosial. Tuturnya.
Pelaporan di Unit TIPITER Polres Dompu
DOMPU,WARTADOMPU- Pemilik Akun Facebook Bernama Firman Galang, Resmi dilaporkan Ke Polres Dompu oleh Massa Aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Desa Ranggo, Sabtu (29/2/2020) Pukul 19.43 Wita.

Akun facebook Firman Galang di duga menyebarkan penghinaan dengan cara mengomentari sebuah artikel berita yang dishare oleh akun facebook bernama Agus Kusmayadi di kolom komentarnya, yang diposting pada kamis (27/2/2020) Pukul 08.53 wita.
Akun Firman Galang

Dalam komentarnya, Firman Galang menulis sebuah kalimat menggunakan bahasa Daerah dikolom komentar Facebook Agus Kusmayadi.

‘’ Ede,,,,si ku tupa weki demo wara si ma Raka bantuan,,,,na lao bune bote,,,,,hhhhhhh’’ tulis Akun Firman Galang di kolom komentar facebook Agus Kusmayadi pada sebuah artikel berita yang dibagikan, berjudul ‘’ Kades Ranggo Resmi Dilaporkan Ke Jaksa’’.
Nada Komentar Akun Firman Galang 
Dalam foto tersebut, terlihat pelapor Abdul Malik Mahmud, SH yang didampingi oleh Irhamzah,SH dan sejumlah massa aksi lainnya, tengah berdiskusi dengan Kejari Dompu Indra Julkarnain, SH diruangan depan kantor kejari dompu, usai menyerahkan laporan.

Mengetahui komentar miring dari pemilik akun Firman Galang, salah satu massa aksi  Abdul Malik Mahmud, SH melaporkan isi komentar tersebut ke polisi. yang diduga menghina mereka.
Artikel Berita yang dikomentari Firman Galang Dalam Facebooknya

  Pelapor Abdul Malik Mahmud, SH ( 40) Warga Dusun Sigi Desa Ranggo, melalui Irhamzah,SH yang merupakan partner aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Desa Ranggo usai memberikan keterangan laporannya kepada penyidik polres dompu melalui Unit Tindak Pidana Ringan (Tipiter) Polres Dompu, kepada wartawan mengatakan, ‘’Kami selaku massa aksi demonstrasi pada waktu lalu merasa tidak terima atas pernyataan tersebut. Sebab komentar itu berisikan indikasi penghinaan yang sangat bertendensius pada posisi kami sebagai anggota aksi demonstrasi tersebut’’ ujarnya.

Untuk itu kata irhamzah, kami menempuh jalur hukum agar masalah ini bisa mendapatkan deteren effect atau efek jera bagi pelaku maupun orang lain, untuk lebih bijak dalam bermedia sosial. Tuturnya.(*)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.