Kepolisian Republik Indonesia, Polsek Manggelewa, IPDA Rusnadin, melalui anggota piket bersama tim Opsnal Polsek Manggelewa, yang dimpimpin langsung  Kanit Intel Polsek Manggelewa Aipda Suryansyah, SH menangkap 4 gerombolan preman yang diduga meresahkan warga yang tinggal sekitar kompleks pertokoan pasar soriutu, kecamatan manggelewa, kabupaten dompu. Sabtu (29/2/2020) sekitar pukul 16.14 wita.  Keempat Preman yang ditangkap yaitu, ES alias SN alias LI dkk SD dan AD. Mereka ditangkap karena diduga meresahkan warga yang tinggal disekitar kompleks pasar cabang soriutu, manggelewa.  Penangkapan bermula adanya informasi dari masyarakat yang diterima langsung oleh Kapolsek Manggelewa, IPDA Rusdin, bahwa di sekitar pertokoan Pasar Soriutu, Kecamatan Manggelewa, ada 4 orang terduga preman berboncengan menggunakan 2 sepeda motor yang meminta-minta  uang dalam kondisi mabuk.  Menindak lanjuti informasi tersebut Kapolsek Manggelewa IPDA Rusnadin langsung memerintahkan anggota piket untuk menangkap 4 kawanan gerombolan yang diduga adalah preman yang meresahkan warga yang tinggal disekitar kompleks  pasar soritu kecamatan manggelewa.  Usai meminta uang, empat kawanan yang diduga adalah preman, langsung meninggalkan TKP menuju arah barat dengan menggunakan 2 (dua) unit sepeda motor saling bergoncengan.   Sekitar pukul 16.50 wita Anggota piket bersama tim opsnal Polsek Manggelewa menuju ke TKP dan menanyakan ciri ke 4 orang anak muda (preman) tersebut dan setelah mengetahui ciri-ciri dari ke 4 (empat) orang preman tersebut anggota piket bersama tim Opsnal di bawa kendali Ps. Kanit Intel Polsek Manggelewa Aipda Suryansyah, SH langsung mencari dan menangkap keempat pemuda tersebut yang diduga adalah preman.  ES alias SN alias LI dkk SD dan AD ditangkap oleh Anggota Piket Bersama Tim Opsnal Polsek Manggelewa saat duduk di cabang Soriutu  menuju jalan Lintas Lanci Jaya.  Kini keempat pelaku telah diamankan di Polsek untuk dimasukan  dalam sel tahanan Polsek Manggelewa.   Sedangkan ES alias SN alias LI merupakan terduga pelaku Penggeroyokan terhadap korban Imam Fahmi, (17) pelajar,  Dusun. Taloko Desa Tanju Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu.  Kejadian  pada hari Selasa (1/10/2019) sekitar pukul 15.20 wita bertempat di Emperan Mini Market atau Dafa Market Duusn Samada, Desa. Soriutu Kecamatan Manggelewa.  Pelaku dikenakan sebagai  Tindak Pidana Penggeroyokan, Pasal 170 KUHP dan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/65/X/RES.1.24./2019 /Sek. Manggelewa tanggal 01 Oktober 2019.   Sementara SD, (24) Dusun Madia, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa merupakan terduga pelaku Pencurian 1 (satu) unit sepeda motor Merk Honda Supra X 125 warna merah hitam dengan Nomor polisi : EA 5278 AD dengan Nosin : JB81E-1451266, Noka : MH1JB81119K455410. Pasal yang akan dikenakan yakni mengenai Tindak Pidana pencurian yaitu  pasal 363 Ayat (1) ke- 4 dan 5 KUHP dan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/II/I/2916/NTB/Res Dpu / Sektor Manggelewa tanggal 20 Januari 2016. SD merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang selama ini bersembunyi.  Adapun tindakan yang sudah dilakukan oleh kepolisian polsek manggelewa, Menerima pengaduan, Mendatangi TKP, Melakukan penangkapan dan Riksa terhadap pelaku.   Dalam aksi premanismennya ES alias SN alias LI dkk, menyasarkan aksinya di pertokoan penjual sembako dan toko penjual emas yg berada di sekitar pasar Soriutu dengan cara meminta uang dalam kondisi mabuk.    Kepolisian Polsek manggelewa, juga Melakukan penggalangan terhadap pemilik toko agar tidak melakukan hal-hal yang tidak di inginkan terhadap para preman untuk menghindari gangguan Kamtibmas serta memberikan himbauan terhadap pemilik toko ketika ada kejadian serupa seperti ini,  agar secepatnya dilaporkan ke pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Manggelewa.    Terkait penangkapan terduga pelaku Penggeroyokan dan terduga pelaku Pencurian Ps. Kanit Intel melakukan penggalangan terhadap Keluarga terduga pelaku agar tidak melakukan balas dendam atau hal lain yg dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain yang akan mengakibatkan gangguan Kamtibmas di Wilayah hukum polsek Manggelewa.   Melakukan penggalangan terhadap pemerintah desa Soriutu guna untuk memberikan pemahaman terhadap keluarga para terduga pelaku.  Terduga pelaku suadara ES alias SN alias LI sering berbuat ulah di sekitar cabang manggelewa, sehingga masyarakat yang ada di sekitar cabang Soriutu merasa resah terhadap ulah terduga selama ini. Terang Kapolsek Manggelewa IPDA Rusnadin melalui keterangan tertulis yang dikirim ke Wartawan
Kapolsek Manggelewa, Tangkap 4 Gerombolan Preman yang Meresahkan Masyarakat

DOMPU,WARTADOMPU- Kepolisian Republik Indonesia, Polsek Manggelewa, IPDA Rusnadin, melalui anggota piket bersama tim Opsnal Polsek Manggelewa, yang dimpimpin langsung Kanit Intel Polsek Manggelewa Aipda Suryansyah, SH menangkap 4 gerombolan preman yang diduga meresahkan warga yang tinggal sekitar kompleks pertokoan pasar soriutu, kecamatan manggelewa, kabupaten dompu. Sabtu (29/2/2020) sekitar pukul 16.14 wita.

Keempat Preman yang ditangkap yaitu, ES alias SN alias LI dkk SD dan AD. 

Penangkapan bermula adanya informasi dari masyarakat yang diterima langsung oleh Kapolsek Manggelewa, IPDA Rusnadin, bahwa di sekitar pertokoan Pasar Soriutu, Kecamatan Manggelewa, ada 4 orang terduga preman berboncengan menggunakan 2 sepeda motor yang meminta  uang dalam kondisi mabuk.


Menindak lanjuti informasi tersebut Kapolsek Manggelewa IPDA Rusnadin langsung memerintahkan anggota piket untuk menangkap 4 kawanan gerombolan yang diduga adalah preman yang meresahkan warga yang tinggal disekitar kompleks  pasar soritu kecamatan manggelewa.

Usai meminta uang, empat kawanan yang diduga adalah preman, langsung meninggalkan TKP menuju arah barat dengan menggunakan 2 (dua) unit sepeda motor saling bergoncengan.

Sekitar pukul 16.50 wita Anggota piket bersama tim opsnal Polsek Manggelewa menuju ke TKP dan menanyakan ciri ke 4 terduga pelaku,  setelah mengetahui  ciri pelaku, Anggota Piket Bersama Tim Opsnal yang pimpinan langsung oleh Kanit Intel Polsek Manggelewa Aipda Suryansyah, SH langsung mencari dan menangkap keempat terduga pelaku. ES alias SN alias LI dkk SD dan AD cabang Soriutu  menuju jalan Lintas Lanci Jaya.

yang selanjutnya,  keempat pelaku telah diamankan di Polsek Manggelewa untuk dimasukan  dalam sel tahanan oleh Petugas.

Sedangkan ES alias SN alias LI merupakan terduga pelaku Penggeroyokan terhadap korban Imam Fahmi, (17) pelajar,  Dusun. Taloko Desa Tanju Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu.

Kejadian  pada hari Selasa (1/10/2019) sekitar pukul 15.20 wita bertempat di Emperan Mini Market atau Dafa Market Dusun Samada, Desa. Soriutu Kecamatan Manggelewa.

Pelaku dikenakan sebagai  Tindak Pidana Penggeroyokan, Pasal 170 KUHP dan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/65/X/RES.1.24./2019 /Sek. Manggelewa tanggal 01 Oktober 2019.

 Sementara SD, (24) Dusun Madia, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa merupakan terduga pelaku Pencurian 1 (satu) unit sepeda motor Merk Honda Supra X 125 warna merah hitam dengan Nomor polisi : EA 5278 AD dengan Nosin : JB81E-1451266, Noka : MH1JB81119K455410.
Pasal yang akan dikenakan yakni mengenai Tindak Pidana pencurian yaitu  pasal 363 Ayat (1) ke- 4 dan 5 KUHP dan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/II/I/2916/NTB/Res Dpu / Sektor Manggelewa tanggal 20 Januari 2016. SD merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang selama ini bersembunyi.

Adapun tindakan yang sudah dilakukan oleh kepolisian polsek manggelewa, Menerima pengaduan, Mendatangi TKP, Melakukan penangkapan dan Riksa terhadap pelaku.

Dalam aksi premanismennya ES alias SN alias LI dkk, menyasarkan aksinya di pertokoan penjual sembako dan toko penjual emas yg berada di sekitar pasar Soriutu dengan cara meminta uang dalam kondisi mabuk.

Kepolisian Polsek manggelewa, juga Melakukan penggalangan terhadap pemilik toko agar tidak melakukan hal-hal yang tidak di inginkan terhadap para preman untuk menghindari gangguan Kamtibmas serta memberikan himbauan terhadap pemilik toko ketika ada kejadian serupa seperti ini,  agar secepatnya dilaporkan ke pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Manggelewa.

 Terkait penangkapan terduga pelaku Penggeroyokan dan terduga pelaku Pencurian Ps. Kanit Intel melakukan penggalangan terhadap Keluarga terduga pelaku agar tidak melakukan balas dendam atau hal lain yg dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain yang akan mengakibatkan gangguan Kamtibmas di Wilayah hukum polsek Manggelewa.

Melakukan penggalangan terhadap pemerintah desa Soriutu guna untuk memberikan pemahaman terhadap keluarga para terduga pelaku.

Terduga pelaku suadara ES alias SN alias LI sering berbuat ulah di sekitar cabang manggelewa, sehingga masyarakat yang ada di sekitar cabang Soriutu merasa resah terhadap ulah terduga selama ini. Terang Kapolsek Manggelewa IPDA Rusnadin melalui keterangan tertulis yang dikirim ke Wartawan (*)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.