Penyerahan Laporan diruangan Kantor Kejari Dompu, 
DOMPU,WARTADOMPU-Kepala Desa Ranggo, SM telah resmi dilaporkan ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu, oleh Masyarakat Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Nusa Tengara Barat, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Desa Ranggo, Selasa (25/2/2020) Pukul 18.13 Wita.

Laporan diserahkan secara simbolis oleh salah satu perwakilan masyarakat Desa Ranggo,  yang tergabung dalam Gerakan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Desa Ranggo. Abdul Malik Mahmud. SH, diruangan Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu, yang diterima langsung oleh Kasi Intel Kejari Dompu Indra Julkarnain, SH.

Beberapa poin dugaan pelanggaran yang dilaporkan oleh Masyarakat, terkait Penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu.  Diantaranya, Pembangunan Kantor Desa Ranggo Tahun 2016 yang menelan anggaran Rp. 280.278.000 rupiah. Pembangunan Kantor Desa Ranggo Tahun 2017 dengan pagu Dana Rp. 215.800.000 Rupiah.

Rumah Tidak Layak Huni/Rumah Sehat Bagi RTM Tahun 2017 untuk Penerima 15 orang, masing-masing Rp. 7.000.000 rupiah dengan total bantuan RTM 105.5000 juta rupiah.

Rabat Beton Jalan Desa di Dusun Mangga Dua, Desa Ranggo, Rp. 60.000.000 juta rupiah.

Rabat Beton Jalan Desa di Dusun La Dore, Desa Ranggo, Rp. 13.00, 000 rupiah. Rabat Beton Jalan Dusun Fupu, Desa Ranggo, Rp. 55.605.000 juta rupiah. Pembangunan Saluran Drainase Dusun Fupu, Desa Ranggo, Rp. 80.000.000 juta rupiah.

Pembangunan Saluran Drainase Dusun Sigi, Desa Ranggo, Rp. 70.000.000 juta rupiah. Pembuatan Goro-gorong 5 unit dikali Rp. 5.000.000 juta rupiah per unit, dengan jumlah Rp. 25.000.000 juta rupiah.

 Pembangunan Embung di So La Ninu Tahun 2018 Rp. 110.000.000 juta rupiah. Rumah Tidak layak huni (RTLH) atau Rumah sehat bagi RTM Rp. 112,5000 Rupah.

Penggunaan Dana Bumdes Tahun 2016 Sebesar Rp. 50.000.000 juta rupiah. Dana Bumdes Tahun 2017 Rp. 50.000.000 juta rupiah. Dana Bumdes Tahun 2018 Rp. 50.000.000 juta rupiah. Dan Penggunaan dana Bumdes tahun 2019 Rp. 60.000.000 juta rupiah.

Dengan nilai temuan oleh masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desa Ranggo Rp. 1.622.314.278 juta rupiah.

Kepada Wartawan salah satu perwakilan massa aksi mengatakan, Tuntutan dalam aksi itu. Mendorong pihak inspektorat untuk segera membentuk tim audit terkait laporan dugaan penyalahgunaan ADD/DD di Desa Ranggo.

Dan mendesak Jaksa agar segera melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan tersebut, tanpa harus menunggu LHP inspektorat. Sebab LHP inspektorat bukan syarat mutlak dalam menentukan adanya kerugian negara hal itu tertuang dengan jelas dalam surat edaran MA no. 4 tahun 2016. Jelasnya.

Usai menyerahkan laporan massa langsung kembali ke Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, menggunakan Kendaraan Roda II dan IV.

Sebelumnya Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa ini, menggelar unjuk rasa depan kantor desa ranggo, dan melanjutkan ke Dinas Inspektorat Dompu.
Dugaan Temuaan Oleh Masyarakat
Laporan juga telah disampaikan ke Inspektorat. Massa mendesak agar Inspektorat segera melakukan Audit Khusus penggunaan ADD/DD Ranggo Oleh Kepala Desa, mulai tahun 2016,2017,2018, dan 2019. (*)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.