Kades Ranggo Diduga Gelapkan Dana Desa WARTADOMPU.com- Diduga gelapkan anggaran pembangunan gedung serba guna, kepala desa ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB), puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Desa Ranggo, menggelar aksi unjuk rasa depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Dompu, Selasa (4/2/2020).  Dalam aksinya, masyarakat meminta kepala desa ranggo, harus secara arif dan bijaksana, dalam menggunakan alokasi dana desa (add) dan dana desa (dd). Terutama mengenai perencanaan penggunaan anggaran untuk pembangunan didesa. Mengingat begitu banyak indikasi-indikasi dana desa selama 3 tahun. Terhitung mulai tahun 2016,2017, 2018, terakhir penggunaan anggaran tahun 2019, yang belum terselesaikan. Kata salah satu massa aksi saat menyampaikan orasi politiknya depan kantor DPMPD Kabupaten Dompu. Selasa (4/2/2020). banyak persoalan penggangaran (penggunaan anggaran) yang belum terselesaikan didesa ranggo, seperti pembangunan gedung serba guna yang menelan anggaran 210 juta rupiah.  Yang seharusnya dikerjakan satu tahun, harus selesai pada satu tahun itu juga. Tandasnya.  Sebelum pemdes menyusun anggaran untuk alokasikan ke pembangunan, seharusnya menganalisis terlebih dahulu berapa luas bangunan yang dibangun, apa saja bahan-bahan yang akan digunakan. Pungkasnya.  Sebelumnya massa yang dimpimpin Audiensi berlangsung diaula dinas inspektorat dompu berasama kepala dinas inspektorat dompu, yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian polres dompu dan polsek pajo yang dikawal ketat oleh BPMPD Kabupamenyambangi kantor inspektorat dompu.  Pantauan langsung WARTADOMPU. COM, Audiensi yang berlangsung di aula kantor dinas inspektorat kabupaten dompu, massa mendesak pihak inspektorat untuk segera mengawasi dan mengaudit jalannya penggunaan anggaran dasa desa ranggo.  Selain itu massa audiensi juga akan menyampaikan laporan secara resmi terkait temuaan dugaan penyimpangan dana desa oleh kades ranggo.  Beberapa item dugaan penyalahgunaan ADD/DD yang disampaikan oleh masyarakat melalui orasi politiknya yakni, penggunaan ADD/DD mulai tahun 2016, 2017, 2018, dan terakhir 2019.  (*)             Audensi Aliansi pemuda & mahasiswa desa Ranggo di inspektorat kab Dompu. Masa menuntut pihak instpektorar agar segere melakukan Audit khusus kepala desa ranggo berkaitan dengan penyalahgunaan jabatan dan indikasi temuan kerugian anggaran negara dlm pembangunan gedung serba guna di desa ranggo. Yg menelan anggaran Rp 210.juta  Korlap aksi Irwan Kardum aksi. Ihamsyah.  Masa aksi di jaga ketat oleh aparat kepolisian Resor Dompu bersama polsek Pajo.  Sepulang audensi Di inspektorat masa aksi kembali malukan orasi de kantor BPMPD Lab dompu Masa aksi menuntut agar Pihak instansi BPMPD segera melakukan pemanggilan n pembinaan terhadap kades ranggo terkait pengalahgunaan Wewenang dan Anggaran dlm pembangun Gedung serba guna Di lapangan  Dlm aksi ini Masa aksi hanya Melakukan Orasi saja tanpa melakukan audensi dgn perwakilan BPMPD.  Dan masa aksi membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 11 :50    Puluhan pemuda dan mahasiswa desa ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB),   Masyarakat Desa Ranggo, Minta DPMPD Dompu Untuk Membina Kades Ranggo Salah seorang tokoh masyarakat desa ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu, lewat oarsi politiknya, meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Dompu untuk melakukan pembinaan terhadap kepala desa (kades) ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu. Menurutnya kepala desa ranggo diduga telah menyalahgunakan jabatan dan wewenang, dengan cara memperkaya diri sendiri maupun orang lain. Dan diduga telah melanggar Undang-undang korupsi pasal 2 dan 3. Dalam hal ini kami mengharapkan kepada dinas BPMD Kabupaten Dompu, untuk membuktikan diri  sejauhmana pembinaa-pembinaan yang dilakukan oleh BPMPD terhadap hukum kepala desa kami yang selama ini sengaja menyalahgunakan amanat dan kewenangan negara. Ujarnya.  BPMPD adalah pemerintah yang resmi bertugas dan bertanggungjawab untuk melakukan pembinaan terhadap kepala desa, khususnya kepala desa kami, agar memiliki moral dan tanggungjawab dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya yang diamanatkan oleh Undang-undang.  Kami bersama tokoh masyarakat bersama generasi muda dan mahasiswa, membangun BPMPD jangan tidur nyeyak, dan segera memantau dan melakukan pembinaan terhadap kades kami (kades ranggo) teriaknya. Tidak saja pemerintah desa ranggo, masa juga meminta agar kepala desa di seluruh kabupaten dompu perlu dilakukan pembinaan. Harap massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Pemuda & Mahasiswa Desa Ranggo. Saat menyampaikan orasi politiknya dihalaman kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Dompu Selasa (4/2/2020) (*).  Dalam aksi ini masa menuding kepala desa ranggo diduga telah menggelapkan anggaran dana desa, terkait pembangunan gedung serba guna didesa ranggo, yang menelan anggaran Rp. 210 juta rupiah. Puluhan personil aparat kepolisian polsek pajo yang dibantu oleh polers dompu, ikut mengamankan jalannya kegiatan aksi unjuk rasa oleh masyarakat, pemuda dan mahasiswa desa ranggo.  Usai menyampaikan orasi politiknya massapun pulang dengan tertib, menggunakan roda II dan IV kerumah masing-masing didesa ranggo, kecamatan pajo.      Jangan sampai  Kami percaya Aliansi Pemuda & Mahasiswa Desa Ranggo meminta BPMPD Dompu   Kepala kami ntayanya2 adn sengaja menyalahgunakan ekwenangan memperkaya diri dan orang lain.  Massa menuding kades ranggo telah memperkaya diri dan orang lain, kepala desa ranggo diduga melanggar uu korupsi pasal 2 dan pasal 3.  massa meminta bpmpd membuktikan diri untuk melakukan pembinaan terhadap kepala desa ranggo. Agar memiliki moral dan tanggungjawab   Bmpd juga diminta jangan terlalu tidur nyenyak   Kami hari ini bersama adik2 saya mau lihat sejauh mana pemvbinaan2 bpmb sebagai tugas dan tanggung jawavbnya untuk membina agra kepala desa sekabupaten dompu,  terhadap kades sekabupaten domopu, sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang. Kami percaya kepada dinas bpmd
Ilhamsyah selaku kordinator umum aksi (kordum) Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Desa Ranggo, yang diwawancarai oleh sejumlah Wartawan 
WARTADOMPU.com- Diduga gelapkan anggaran pembangunan gedung serba guna, kepala desa ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB), didemo oleh puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Desa Ranggo, depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Dompu, Selasa (4/2/2020).

Dalam aksinya, masyarakat meminta kepala desa ranggo, harus secara arif dan bijaksana, dalam menggunakan alokasi dana desa (add) dan dana desa (dd). Terutama mengenai perencanaan penggunaan anggaran untuk pembangunan didesa.

Mengingat begitu banyak indikasi-indikasi dana desa selama 3 tahun. Terhitung mulai tahun 2016,2017, 2018, terakhir penggunaan anggaran tahun 2019, yang belum terselesaikan. Kata salah satu massa aksi saat menyampaikan orasi politiknya depan kantor DPMPD Kabupaten Dompu. Selasa (4/2/2020).
Kades Ranggo Diduga Gelapkan Dana Desa WARTADOMPU.com- Diduga gelapkan anggaran pembangunan gedung serba guna, kepala desa ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB), puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Desa Ranggo, menggelar aksi unjuk rasa depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Dompu, Selasa (4/2/2020).  Dalam aksinya, masyarakat meminta kepala desa ranggo, harus secara arif dan bijaksana, dalam menggunakan alokasi dana desa (add) dan dana desa (dd). Terutama mengenai perencanaan penggunaan anggaran untuk pembangunan didesa. Mengingat begitu banyak indikasi-indikasi dana desa selama 3 tahun. Terhitung mulai tahun 2016,2017, 2018, terakhir penggunaan anggaran tahun 2019, yang belum terselesaikan. Kata salah satu massa aksi saat menyampaikan orasi politiknya depan kantor DPMPD Kabupaten Dompu. Selasa (4/2/2020). banyak persoalan penggangaran (penggunaan anggaran) yang belum terselesaikan didesa ranggo, seperti pembangunan gedung serba guna yang menelan anggaran 210 juta rupiah.  Yang seharusnya dikerjakan satu tahun, harus selesai pada satu tahun itu juga. Tandasnya.  Sebelum pemdes menyusun anggaran untuk alokasikan ke pembangunan, seharusnya menganalisis terlebih dahulu berapa luas bangunan yang dibangun, apa saja bahan-bahan yang akan digunakan. Pungkasnya.  Sebelumnya massa yang dimpimpin Audiensi berlangsung diaula dinas inspektorat dompu berasama kepala dinas inspektorat dompu, yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian polres dompu dan polsek pajo yang dikawal ketat oleh BPMPD Kabupamenyambangi kantor inspektorat dompu.  Pantauan langsung WARTADOMPU. COM, Audiensi yang berlangsung di aula kantor dinas inspektorat kabupaten dompu, massa mendesak pihak inspektorat untuk segera mengawasi dan mengaudit jalannya penggunaan anggaran dasa desa ranggo.  Selain itu massa audiensi juga akan menyampaikan laporan secara resmi terkait temuaan dugaan penyimpangan dana desa oleh kades ranggo.  Beberapa item dugaan penyalahgunaan ADD/DD yang disampaikan oleh masyarakat melalui orasi politiknya yakni, penggunaan ADD/DD mulai tahun 2016, 2017, 2018, dan terakhir 2019.  (*)             Audensi Aliansi pemuda & mahasiswa desa Ranggo di inspektorat kab Dompu. Masa menuntut pihak instpektorar agar segere melakukan Audit khusus kepala desa ranggo berkaitan dengan penyalahgunaan jabatan dan indikasi temuan kerugian anggaran negara dlm pembangunan gedung serba guna di desa ranggo. Yg menelan anggaran Rp 210.juta  Korlap aksi Irwan Kardum aksi. Ihamsyah.  Masa aksi di jaga ketat oleh aparat kepolisian Resor Dompu bersama polsek Pajo.  Sepulang audensi Di inspektorat masa aksi kembali malukan orasi de kantor BPMPD Lab dompu Masa aksi menuntut agar Pihak instansi BPMPD segera melakukan pemanggilan n pembinaan terhadap kades ranggo terkait pengalahgunaan Wewenang dan Anggaran dlm pembangun Gedung serba guna Di lapangan  Dlm aksi ini Masa aksi hanya Melakukan Orasi saja tanpa melakukan audensi dgn perwakilan BPMPD.  Dan masa aksi membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 11 :50    Puluhan pemuda dan mahasiswa desa ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB),   Masyarakat Desa Ranggo, Minta DPMPD Dompu Untuk Membina Kades Ranggo Salah seorang tokoh masyarakat desa ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu, lewat oarsi politiknya, meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Dompu untuk melakukan pembinaan terhadap kepala desa (kades) ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu. Menurutnya kepala desa ranggo diduga telah menyalahgunakan jabatan dan wewenang, dengan cara memperkaya diri sendiri maupun orang lain. Dan diduga telah melanggar Undang-undang korupsi pasal 2 dan 3. Dalam hal ini kami mengharapkan kepada dinas BPMD Kabupaten Dompu, untuk membuktikan diri  sejauhmana pembinaa-pembinaan yang dilakukan oleh BPMPD terhadap hukum kepala desa kami yang selama ini sengaja menyalahgunakan amanat dan kewenangan negara. Ujarnya.  BPMPD adalah pemerintah yang resmi bertugas dan bertanggungjawab untuk melakukan pembinaan terhadap kepala desa, khususnya kepala desa kami, agar memiliki moral dan tanggungjawab dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya yang diamanatkan oleh Undang-undang.  Kami bersama tokoh masyarakat bersama generasi muda dan mahasiswa, membangun BPMPD jangan tidur nyeyak, dan segera memantau dan melakukan pembinaan terhadap kades kami (kades ranggo) teriaknya. Tidak saja pemerintah desa ranggo, masa juga meminta agar kepala desa di seluruh kabupaten dompu perlu dilakukan pembinaan. Harap massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Pemuda & Mahasiswa Desa Ranggo. Saat menyampaikan orasi politiknya dihalaman kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Dompu Selasa (4/2/2020) (*).  Dalam aksi ini masa menuding kepala desa ranggo diduga telah menggelapkan anggaran dana desa, terkait pembangunan gedung serba guna didesa ranggo, yang menelan anggaran Rp. 210 juta rupiah. Puluhan personil aparat kepolisian polsek pajo yang dibantu oleh polers dompu, ikut mengamankan jalannya kegiatan aksi unjuk rasa oleh masyarakat, pemuda dan mahasiswa desa ranggo.  Usai menyampaikan orasi politiknya massapun pulang dengan tertib, menggunakan roda II dan IV kerumah masing-masing didesa ranggo, kecamatan pajo.      Jangan sampai  Kami percaya Aliansi Pemuda & Mahasiswa Desa Ranggo meminta BPMPD Dompu   Kepala kami ntayanya2 adn sengaja menyalahgunakan ekwenangan memperkaya diri dan orang lain.  Massa menuding kades ranggo telah memperkaya diri dan orang lain, kepala desa ranggo diduga melanggar uu korupsi pasal 2 dan pasal 3.  massa meminta bpmpd membuktikan diri untuk melakukan pembinaan terhadap kepala desa ranggo. Agar memiliki moral dan tanggungjawab   Bmpd juga diminta jangan terlalu tidur nyenyak   Kami hari ini bersama adik2 saya mau lihat sejauh mana pemvbinaan2 bpmb sebagai tugas dan tanggung jawavbnya untuk membina agra kepala desa sekabupaten dompu,  terhadap kades sekabupaten domopu, sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang. Kami percaya kepada dinas bpmd
Massa aksi saat menyampaikan orasi politiknya dipintu gerbang masuk  Kantor bpmpd kabupaten dompu memaparkan poin dugaan penyalahgunaan ADD/DD oleh Kades Ranggo, terhitung sejak tahun 2016,2017,2018, terakhir 2019/Foto Scranshot
banyak persoalan penggangaran (penggunaan anggaran) yang belum terselesaikan didesa ranggo, seperti pembangunan gedung serba guna yang menelan anggaran 210 juta rupiah.

Yang seharusnya dikerjakan satu tahun, harus selesai pada satu tahun itu juga. Tandasnya.

Sebelum pemdes menyusun anggaran untuk alokasikan ke pembangunan, seharusnya menganalisis terlebih dahulu berapa luas bangunan yang dibangun, apa saja bahan-bahan yang akan digunakan. Pungkasnya.

Sebelumnya massa yang dimpimpin oleh Ilhamsyah selaku kordinator umum aksi (kordum) menyambangi kantor inspektorat dompu.

Pantauan langsung WARTADOMPU. COM, Audiensi yang berlangsung di aula kantor dinas inspektorat kabupaten dompu, massa mendesak pihak inspektorat untuk segera mengawasi dan mengaudit jalannya penggunaan anggaran dana dasa  ranggo.
 
Kades Ranggo Diduga Gelapkan Dana Desa WARTADOMPU.com- Diduga gelapkan anggaran pembangunan gedung serba guna, kepala desa ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB), puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Desa Ranggo, menggelar aksi unjuk rasa depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Dompu, Selasa (4/2/2020).  Dalam aksinya, masyarakat meminta kepala desa ranggo, harus secara arif dan bijaksana, dalam menggunakan alokasi dana desa (add) dan dana desa (dd). Terutama mengenai perencanaan penggunaan anggaran untuk pembangunan didesa. Mengingat begitu banyak indikasi-indikasi dana desa selama 3 tahun. Terhitung mulai tahun 2016,2017, 2018, terakhir penggunaan anggaran tahun 2019, yang belum terselesaikan. Kata salah satu massa aksi saat menyampaikan orasi politiknya depan kantor DPMPD Kabupaten Dompu. Selasa (4/2/2020). banyak persoalan penggangaran (penggunaan anggaran) yang belum terselesaikan didesa ranggo, seperti pembangunan gedung serba guna yang menelan anggaran 210 juta rupiah.  Yang seharusnya dikerjakan satu tahun, harus selesai pada satu tahun itu juga. Tandasnya.  Sebelum pemdes menyusun anggaran untuk alokasikan ke pembangunan, seharusnya menganalisis terlebih dahulu berapa luas bangunan yang dibangun, apa saja bahan-bahan yang akan digunakan. Pungkasnya.  Sebelumnya massa yang dimpimpin Audiensi berlangsung diaula dinas inspektorat dompu berasama kepala dinas inspektorat dompu, yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian polres dompu dan polsek pajo yang dikawal ketat oleh BPMPD Kabupamenyambangi kantor inspektorat dompu.  Pantauan langsung WARTADOMPU. COM, Audiensi yang berlangsung di aula kantor dinas inspektorat kabupaten dompu, massa mendesak pihak inspektorat untuk segera mengawasi dan mengaudit jalannya penggunaan anggaran dasa desa ranggo.  Selain itu massa audiensi juga akan menyampaikan laporan secara resmi terkait temuaan dugaan penyimpangan dana desa oleh kades ranggo.  Beberapa item dugaan penyalahgunaan ADD/DD yang disampaikan oleh masyarakat melalui orasi politiknya yakni, penggunaan ADD/DD mulai tahun 2016, 2017, 2018, dan terakhir 2019.  (*)             Audensi Aliansi pemuda & mahasiswa desa Ranggo di inspektorat kab Dompu. Masa menuntut pihak instpektorar agar segere melakukan Audit khusus kepala desa ranggo berkaitan dengan penyalahgunaan jabatan dan indikasi temuan kerugian anggaran negara dlm pembangunan gedung serba guna di desa ranggo. Yg menelan anggaran Rp 210.juta  Korlap aksi Irwan Kardum aksi. Ihamsyah.  Masa aksi di jaga ketat oleh aparat kepolisian Resor Dompu bersama polsek Pajo.  Sepulang audensi Di inspektorat masa aksi kembali malukan orasi de kantor BPMPD Lab dompu Masa aksi menuntut agar Pihak instansi BPMPD segera melakukan pemanggilan n pembinaan terhadap kades ranggo terkait pengalahgunaan Wewenang dan Anggaran dlm pembangun Gedung serba guna Di lapangan  Dlm aksi ini Masa aksi hanya Melakukan Orasi saja tanpa melakukan audensi dgn perwakilan BPMPD.  Dan masa aksi membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 11 :50    Puluhan pemuda dan mahasiswa desa ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB),   Masyarakat Desa Ranggo, Minta DPMPD Dompu Untuk Membina Kades Ranggo Salah seorang tokoh masyarakat desa ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu, lewat oarsi politiknya, meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Dompu untuk melakukan pembinaan terhadap kepala desa (kades) ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu. Menurutnya kepala desa ranggo diduga telah menyalahgunakan jabatan dan wewenang, dengan cara memperkaya diri sendiri maupun orang lain. Dan diduga telah melanggar Undang-undang korupsi pasal 2 dan 3. Dalam hal ini kami mengharapkan kepada dinas BPMD Kabupaten Dompu, untuk membuktikan diri  sejauhmana pembinaa-pembinaan yang dilakukan oleh BPMPD terhadap hukum kepala desa kami yang selama ini sengaja menyalahgunakan amanat dan kewenangan negara. Ujarnya.  BPMPD adalah pemerintah yang resmi bertugas dan bertanggungjawab untuk melakukan pembinaan terhadap kepala desa, khususnya kepala desa kami, agar memiliki moral dan tanggungjawab dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya yang diamanatkan oleh Undang-undang.  Kami bersama tokoh masyarakat bersama generasi muda dan mahasiswa, membangun BPMPD jangan tidur nyeyak, dan segera memantau dan melakukan pembinaan terhadap kades kami (kades ranggo) teriaknya. Tidak saja pemerintah desa ranggo, masa juga meminta agar kepala desa di seluruh kabupaten dompu perlu dilakukan pembinaan. Harap massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Pemuda & Mahasiswa Desa Ranggo. Saat menyampaikan orasi politiknya dihalaman kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Dompu Selasa (4/2/2020) (*).  Dalam aksi ini masa menuding kepala desa ranggo diduga telah menggelapkan anggaran dana desa, terkait pembangunan gedung serba guna didesa ranggo, yang menelan anggaran Rp. 210 juta rupiah. Puluhan personil aparat kepolisian polsek pajo yang dibantu oleh polers dompu, ikut mengamankan jalannya kegiatan aksi unjuk rasa oleh masyarakat, pemuda dan mahasiswa desa ranggo.  Usai menyampaikan orasi politiknya massapun pulang dengan tertib, menggunakan roda II dan IV kerumah masing-masing didesa ranggo, kecamatan pajo.      Jangan sampai  Kami percaya Aliansi Pemuda & Mahasiswa Desa Ranggo meminta BPMPD Dompu   Kepala kami ntayanya2 adn sengaja menyalahgunakan ekwenangan memperkaya diri dan orang lain.  Massa menuding kades ranggo telah memperkaya diri dan orang lain, kepala desa ranggo diduga melanggar uu korupsi pasal 2 dan pasal 3.  massa meminta bpmpd membuktikan diri untuk melakukan pembinaan terhadap kepala desa ranggo. Agar memiliki moral dan tanggungjawab   Bmpd juga diminta jangan terlalu tidur nyenyak   Kami hari ini bersama adik2 saya mau lihat sejauh mana pemvbinaan2 bpmb sebagai tugas dan tanggung jawavbnya untuk membina agra kepala desa sekabupaten dompu,  terhadap kades sekabupaten domopu, sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang. Kami percaya kepada dinas bpmd
Audiensi berlangsung diaula dinas inspektorat dompu berasama kepala dinas inspektorat dompu, yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian polres dompu dan polsek pajo
Selain itu massa  juga akan menyampaikan laporan secara resmi terkait temuaan dugaan penyimpangan dana desa oleh kades ranggo.

Beberapa item dugaan penyalahgunaan ADD/DD yang disampaikan oleh masyarakat melalui orasi politiknya yakni, penggunaan ADD/DD mulai tahun 2016, 2017, 2018, dan terakhir 2019. 

Menanggapi tuntutan massa aksi, kepala dinas  Inspektorat kabupaten dompu Drs. Muhibudin, Ms.i pihaknya akan segera menindak lanjuti tuntutan tersebut, dan meminta perwakilan massa audiensi untuk mengajukan surat sebagai acuan dinas untuk mengaudit khusus kades ranggo. 

Usai melakukan Audiensi dengan inspektorat, massa aksi kembali menyampaikan orasi politiknya ke BPMPD Kabupaten Dompu, untuk meminta agar kades ranggo diberikan pembinaan. (*)

Tonton video aksi masyarakat desa ranggo, yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Desa Ranggo dibawa ini:

Link video 1. ➠https://www.youtube.com/watch?v=_tEwSNcMXgs Pemaparan item dugaan penyalahgunaan ADD/DD 

Link video 2 ➠ https://www.youtube.com/watch?v=--x5DLnDXY8 Audiensi bersama Inspektorat Dompu

Link video 3https://www.youtube.com/watch?v=QFx05s5PSeY Tokoh masyarakat desa ranggo minta BPMPD melakukan pembinaan terhadap kades ranggo

Subscribe chanel youtube Warta Dompu dapatkan berita dan informasi video menarik lainnya setiap hari dari kami. 

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.