Kasi Intelejen Kejari Dompu, Indra Zulkarnain,SH yang ditemui Lembaga APPRA DOMPU diruangan Kerjanya, Senin,(17/2/2020)/Foto: APPRA DOMPU
WARTADOMPU.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu melalui Kasi Intel Kejari Dompu, Indra Zulkarnain,SH hari ini telah menjadwalkan  pemanggilan terhadap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu WN, terkait adanya Laporan Dugaan Tindak Pidana Korupsi penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Pengadaan Bibit Rumput Laut Tahun 2016 lalu.

WN dipanggil  untuk dimintai klarifikasi seputar laporan Dugaan Korupsi Bantuan Sosial (Bansos) rumput laut yang diduga merugikan negara sebesar Rp. 900 (sembilan ratus juta rupiah) tahun anggaran 2016.

Jadwal pemanggilan dilakukan senin (17/2/2020) siang ini. WN sebagai Terlapor akan menemui Pihak Kejari Dompu, untuk didengarkan keterangan klarifikasinya di kantor Kajari Dompu. Kata salah satu perwakilan pengurus APPRA DOMPU lewat keterangan tertulisnya yang dikirim ke Media ini. 

Dalam keterangan yang dikirim, pihaknya berharap penanganan kasus tersebut dapat berjalan sesuai yang dikehendaki, yakni Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Dompu  yanga Adil Secara Politik, dan Sejahtera Secara Ekonomi, sehingga muara kebjikan betul-betul bersandar pada kebutuhan masyarakat, bukan kebutuhan kelompok tertentu.

Laporan ini sudah bergulir sejak lama dimeja kejari dompu, semoga tahun 2020 sekarang ini menjadi tahun pembuka penanganan laporan masyarakat yang celar dan clean. '' Menemui titik terang'' Jelasnya.

Hasil Pertemuan APPRA DOMPU Dengan Kasi Intelejen Kejari Dompu

Dikatakan oleh mereka (APPRA) DOMPU, lewat keterangan yang dikirim. Pertemuan berlangsung sekitar 50 menit. Diruangan Kasi Intel Kejari Dompu Indra Zulkarnain, SH.

Pihak Kejari Dompu melalui Kasi Intel Kejari Dompu, telah memanggil Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu atas nama WN untuk dimintai klarifikasi.

Klarifikasi untuk menyesuaikan keterangn dalam materi laporan, dengan fakta yang terjadi sebenarnya dilapangan. Agar tidak dikatakan sebagai fitnah belaka. 

Pertemuan tersebut membahas seputar poin laporan selain tahun 2016 sesuai data, ada juga dugaan tahun 2015 dan 2017, Namun tidak didukung dengan data. Meski demikian motif dugaan kejahatan sama seperti tahun 2016.Tulisnya.

 Atas laporan tersebut, pihak kejari dompu, melalui Kasi Intelejen Kejari Dompu, Indra Zulkarnain, SH meminta Lembaga untuk terus mengawal jalannya proses perkembangan berikutnya.

Dan berjanji penanganan laporan APPRA DOMPU dilakukan secara terbuka. APPRA DOMPU dalam keterangan tertulis yang dikirim ke media ini, Senin,(17/2/2020) sore.(*)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.