WARTADOMPU.com- Diduga Pembangunan Gedung Serba Guna Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB), Rawan dikorupsi.  Hal ini dapat diketahui melalui konstruksi bangunan Gedung yang sampai saat kini belum selesai dikerjakan dengan pagu anggaran sebesar Rp. 210.000.000 (Dua Ratus Sepuluh Juta Rupiah) Yang sumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2019. Pantauan langsung WARTADOMPU.COM dilokasi pembangunan di Dusun La Dore, Desa Ranggo,Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu Kamis, (6/2/2020) Pukul 09.12 wita. Terlihat bangunan gedung serba guna yang masih dalam bentuk kerangka cor dengan atap dan dinding yang masih terbuka. Diduga anggaran bangunan tersebut rawan dikorupsi.  Kepala Desa Ranggo, Siti Sumarni yang dikonfirmasi melalui via hand phone celularnya mengatakan anggaran pembangunan gedung serba guna telah habis dipakai, dan sudah bisa di buatkan laporan pertanggungajawan (LPJ)  tinggal menunggu audit dari inspektorat. Kalaupun ada temuan dari inspektorat terkait pembangunan gedung serba guna, maka saya siap bertanggungjawab untuk mengerjakan kembali. ‘’Kalau ada temuan dari inspektorat saya siap melakukan pekerjaan kembali’’ Kata Siti Sumarni kepada WARTADOMPU.COM. Ditanya mengenai Sumber Anggaran yang nantinya untuk kelanjutan pembangunan Gedung Serba Guna, oleh Wartawan WARTADOMPU.com pihaknya menjawab ‘’ itu urusan saya dan saya akan bertanggungjawab sebagai kepala desa sewalaupun rangka kepala saya jual’’. Kata Kepala Desa Ranggo Sumarni yang dihubungi oleh Media ini. Sebelumnya sumarni yang dihubungi juga menceritakan terkait pembangunan gedung serba guna didesanya, pernah dimintai oleh masyarakat Rancangan Anggaran Belanja (RAB) Pembangunan Gedung tersebut. Namun pihaknya mengatakan ‘’ tidak ada haknya masyarakat untuk meminta RAB, karena mereka (masyarakat) bukan aparat. Dan tidak ada dalam Undang-undang. Terangnya .
Konstruksi Bangunan Gedung Serba Guna Desa Ranggo, yang dibangun menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2019, yang masih terbuka tanpa atap, dinding.

WARTADOMPU.com- Diduga Pembangunan Gedung Serba Guna Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB), Rawan dikorupsi.

Hal ini dapat diketahui melalui konstruksi bangunan Gedung yang sampai saat kini belum selesai dikerjakan dengan pagu anggaran sebesar Rp. 210.000.000 (Dua Ratus Sepuluh Juta Rupiah) yang sumber dari Alokasi Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2019.

Pantauan langsung WARTADOMPU.COM dilokasi pembangunan di Dusun La Dore, Desa Ranggo,Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu Kamis, (6/2/2020) Pukul 09.12 wita. Terlihat bangunan gedung serba guna yang masih dalam bentuk kerangka cor dengan atap dan dinding yang masih terbuka.

Diduga anggaran bangunan tersebut rawan dikorupsi.
 
Diduga Pembangunan Gedung Serba Guna Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB), Rawan dikorupsi.  Hal ini dapat diketahui melalui konstruksi bangunan Gedung yang sampai saat kini belum selesai dikerjakan dengan pagu anggaran sebesar Rp. 210.000.000 (Dua Ratus Sepuluh Juta Rupiah) Yang sumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2019. Pantauan langsung WARTADOMPU.COM dilokasi pembangunan di Dusun La Dore, Desa Ranggo,Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu Kamis, (6/2/2020) Pukul 09.12 wita. Terlihat bangunan gedung serba guna yang masih dalam bentuk kerangka cor dengan atap dan dinding yang masih terbuka. Diduga anggaran bangunan tersebut rawan dikorupsi.  Kepala Desa Ranggo, Siti Sumarni yang dikonfirmasi melalui via hand phone celularnya mengatakan anggaran pembangunan gedung serba guna telah habis dipakai, dan sudah bisa di buatkan laporan pertanggungajawan (LPJ)  tinggal menunggu audit dari inspektorat. Kalaupun ada temuan dari inspektorat terkait pembangunan gedung serba guna, maka saya siap bertanggungjawab untuk mengerjakan kembali. ‘’Kalau ada temuan dari inspektorat saya siap melakukan pekerjaan kembali’’ Kata Siti Sumarni kepada WARTADOMPU.COM. Ditanya mengenai Sumber Anggaran yang nantinya untuk kelanjutan pembangunan Gedung Serba Guna, oleh Wartawan WARTADOMPU.com pihaknya menjawab ‘’ itu urusan saya dan saya akan bertanggungjawab sebagai kepala desa sewalaupun rangka kepala saya jual’’. Kata Kepala Desa Ranggo Sumarni yang dihubungi oleh Media ini. Sebelumnya sumarni yang dihubungi juga menceritakan terkait pembangunan gedung serba guna didesanya, pernah dimintai oleh masyarakat Rancangan Anggaran Belanja (RAB) Pembangunan Gedung tersebut. Namun pihaknya mengatakan ‘’ tidak ada haknya masyarakat untuk meminta RAB, karena mereka (masyarakat) bukan aparat. Dan tidak ada dalam Undang-undang. Terangnya .
Diduga bangunan gedung serba guna desa ranggo, rawan dikorupsi 
Kepala Desa Ranggo, Siti Sumarni yang dikonfirmasi melalui via hand phone celularnya mengatakan anggaran pembangunan gedung serba guna telah habis dipakai, dan sudah bisa di buatkan laporan pertanggungjawaban (LPJ)  tinggal menunggu audit dari inspektorat.

Kalaupun ada temuan dari inspektorat terkait pembangunan gedung serba guna, maka saya siap bertanggungjawab untuk mengerjakan kembali.Kata Siti Sumarni kepada WartaDompu
Diduga Pembangunan Gedung Serba Guna Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB), Rawan dikorupsi.  Hal ini dapat diketahui melalui konstruksi bangunan Gedung yang sampai saat kini belum selesai dikerjakan dengan pagu anggaran sebesar Rp. 210.000.000 (Dua Ratus Sepuluh Juta Rupiah) Yang sumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2019. Pantauan langsung WARTADOMPU.COM dilokasi pembangunan di Dusun La Dore, Desa Ranggo,Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu Kamis, (6/2/2020) Pukul 09.12 wita. Terlihat bangunan gedung serba guna yang masih dalam bentuk kerangka cor dengan atap dan dinding yang masih terbuka. Diduga anggaran bangunan tersebut rawan dikorupsi.  Kepala Desa Ranggo, Siti Sumarni yang dikonfirmasi melalui via hand phone celularnya mengatakan anggaran pembangunan gedung serba guna telah habis dipakai, dan sudah bisa di buatkan laporan pertanggungajawan (LPJ)  tinggal menunggu audit dari inspektorat. Kalaupun ada temuan dari inspektorat terkait pembangunan gedung serba guna, maka saya siap bertanggungjawab untuk mengerjakan kembali. ‘’Kalau ada temuan dari inspektorat saya siap melakukan pekerjaan kembali’’ Kata Siti Sumarni kepada WARTADOMPU.COM. Ditanya mengenai Sumber Anggaran yang nantinya untuk kelanjutan pembangunan Gedung Serba Guna, oleh Wartawan WARTADOMPU.com pihaknya menjawab ‘’ itu urusan saya dan saya akan bertanggungjawab sebagai kepala desa sewalaupun rangka kepala saya jual’’. Kata Kepala Desa Ranggo Sumarni yang dihubungi oleh Media ini. Sebelumnya sumarni yang dihubungi juga menceritakan terkait pembangunan gedung serba guna didesanya, pernah dimintai oleh masyarakat Rancangan Anggaran Belanja (RAB) Pembangunan Gedung tersebut. Namun pihaknya mengatakan ‘’ tidak ada haknya masyarakat untuk meminta RAB, karena mereka (masyarakat) bukan aparat. Dan tidak ada dalam Undang-undang. Terangnya .
Papan Informasi Pembangunan Gedung Serba Guna Desa Ranggo 

Ditanya mengenai Sumber Anggaran yang nantinya untuk kelanjutan pembangunan Gedung tersebut,  pihaknya menjawab ‘’ itu urusan saya dan saya akan bertanggungjawab sebagai kepala desa sewalaupun rangka kepala saya jual’’ Tandas Siti Sumarni.

Sumarni yang dihubungi juga menceritakan terkait pembangunan gedung serba guna didesanya yang pernah dimintai oleh masyarakat Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Pembangunan Gedung tersebut. Namun pihaknya mengatakan ‘’ tidak ada haknya masyarakat untuk meminta RAB, karena mereka (masyarakat) bukan aparat. Dan tidak ada dalam Undang-undang. Tegas Sumarni.(*)

Link video➠ https://www.youtube.com/watch?v=HdQA_marcHI Gedung Serba Guna Desa Ranggo Terbuka Tanpa Atap dan Dinding

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.