Perkampungan Masyarakat Desa Boro,Kecamatan Sanggar,  Kabupaten Bima,  Nusa Tengara Barat (NTB)  kembali diterjang banjir.  Banjir dengan ketinggian Air antara 25 sampai 30 Cm ini,  meluap sampai kejalan raya,  hingga pekerangan rumah masyarakat desa boro,  kecamatan sanggar,  kabupaten bima. Kamis (30/01/2020) siang.   Kepala desa boro, yang dihubungi oleh wd. com membenarkan kejadian banjir tersebut.   Ketinggian banjir sekitar 25 sampai 30 cm dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun kerugian material untuk banjir tahun ini.  Hanya saja air banjir meluap kejalan,  sampai masuk kedalam pekerangan rumah warga. Beda dengan tahun kemarin.  "banjir tahun kemarin kerugian material mencapai ratusan juta rupiah,  karena  hampir semua rumah warga ikut terendam air banjir. namun tidak ada korban jiwa. Kata kades boro,  kecamatan sanggar,  kabupaten bima,  Jaenal Arifin.  Iapun berharap, kepada masyarakat kecamatan sanggar, khususnya masyarakat desa boro, untuk tidak lagi melakukan aktivitas perambahan hutan yang mengakibatkan hutan jadi gundul, yang mengakibatkan terjadinya banjir.   ‘’Kerena setiap Tahun desa kami selalu menjadi langganan banjir. Akibat Dampak dari gundulnya hutan. Harap  kades boro, Jaenal Arifin yang dihubungi oleh wartadompu melalui sambungan telepom celularnya, kamis, (30/01/2020) pukul 18.13 wita.    Untuk diketahui,  Desa Boro, berada diwilayah administrasi kecamatan sanggar,  kabupaten bima,  propinsi nusa tengara barat (NTB).  Jumlah Dusun 5 (lima),  yakni,  Dusun Lencang,  Dusun Tanjung,  Dusun Benteng, DusunLoka, dan Dusun Towan.
Tampak seorang anak kecil  membelakangi badannya berdiri ditengah derasnya air banjir, menyaksikan air banjir yang masuk  kepermukiman tempat tinggalnya, didesa boro, kecamatan sanggar, kabupaten bima, nusa tengara barat  kamis, (30/01/2020) siang.
BIMA,WARTADOMPU.com-Perkampungan Masyarakat Desa Boro,Kecamatan Sanggar,  Kabupaten Bima,  Nusa Tengara Barat (NTB)  kembali diterjang banjir.

Banjir dengan ketinggian Air antara 25 sampai 30 Cm ini,  meluap sampai kejalan raya,  hingga masuk kedalam pekarangan rumah masyarakat desa boro,  kecamatan sanggar,  kabupaten bima. kamis (30/01/2020) siang.

Kepala desa boro, yang dihubungi wartadompu.com membenarkan kejadian banjir tersebut.

Ketinggian air banjir sekitar 25 sampai 30 cm dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun kerugian material untuk banjir tahun ini.

Hanya saja air banjir meluap kejalan,  sampai masuk kedalam pekarangan rumah warga. Beda dengan tahun kemarin.

"banjir tahun kemarin kerugian material mencapai ratusan juta rupiah,  karena  hampir semua rumah warga ikut terendam air banjir. namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kata kades boro,  kecamatan sanggar,  kabupaten bima,  Jaenal Arifin.

Iapun berharap kepada masyarakat kecamatan sanggar, khususnya masyarakat desa boro, untuk tidak lagi melakukan aktivitas perambahan hutan yang mengakibatkan hutan jadi gundul yang berdampak pada banjir.

Tonton video banjir didesa boro siang tadi.
‘’Kerena setiap Tahun desa kami selalu menjadi langganan banjir. Akibat Dampak dari gundulnya hutan. kata  kades boro Jaenal Arifin yang dihubungi oleh wartadompu melalui sambungan telepon celular miliknya, kamis, (30/01/2020) pukul 18.13 wita.

Untuk diketahui,  Desa Boro, berada diwilayah administrasi kecamatan sanggar,  kabupaten bima,  propinsi nusa tengara barat (NTB).

Memiliki jumlah dusun 5 (lima),  yakni,  Dusun Lencang,  Dusun Tanjung,  Dusun Benteng, DusunLoka, dan Dusun Towan. (*)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.