Hujan deras, yang disertai angin kencang yang mengguyur kabupaten dompu, dua minggu terakhir ini, mengakibatkan disejumlah titik wilayah kecamatan dan desa dikabupaten dompu terendam banjir. Banjir yang disertai lumpur, material, dan potongan kayu, yang ikut terbawa arus banjir mengakibatkan perkampungan masyarakat, dan jalan raya terendam air banjir. Genanagan Air menjadi sulit surut,  akibat tidak adanya Drainase pembuangan air. Akibatnya air banjir sulit keluar.  Peristiwa banjir bandang yang terjadi di jalan lintas dompu-sumbawa, desa banggo, kecamatan manggelewa, kabupaten dompu, yang berhasil diambil di dokumentasikan oleh wartadompu.com pada Rabu, (25/12/2019)  sekitar pukul 15:00 wita sore. Akibat tidak adanya Drainase pembuangan air, banjir, lumpur dan material menggenangi ruas jalan lintas dompu-sumbawa, desa banggo.  Banjir bandang yang merendam, dua desa didompu, yakni desa so nggajah, dan desa tolo kalo, kecamatan kempo, kabupaten dompu, pada Minggu (29/12/2019)  sore, juga tidak terlepas dari Drainase pembuangan air banjir.  Seperti dikutip dari LintasRakyatcom, oleh wartadompu.com senin, (30/12/2019) dikatakan bahwa, Sungai buatan yang ada di Dusun Ruhu Ruma serta parit yang ada Desa Songgajah maupun Desa Tolokalo tidak dapat mengatasi besarnya debit air yang ada.  "Sehingga sebagian besar air meluap ke jalan raya lintas Calabai Dompu mengakibatkan arus lalu lintas sempat terganggu dan antrian sepanjang 2 km, selain arus air yang deras ditambah dengan banyaknya tumpukan sampah dan potongan kayu yang dibawa arus air, menjadi penyebab air banjir sulit surut’’.
Peristiwa banjir bandang yang terjadi di jalan lintas dompu-sumbawa, desa banggo, kecamatan manggelewa, kabupaten dompu, yang berhasil diambil di dokumentasikan oleh wartadompu.com pada Rabu, (25/12/2019)  sekitar pukul 15:00 wita sore.
Hujan deras, yang disertai angin kencang yang mengguyur kabupaten dompu, dua minggu terakhir ini, mengakibatkan disejumlah titik wilayah kecamatan dan desa dikabupaten dompu terendam banjir.

Banjir yang disertai lumpur, material, belum lama ini terjadi di jalan lintas dompu-sumbawa, desa banggo, kecamatan manggelewa, kabupaten dompu, pada Rabu, (25/12/2019)  sekitar pukul 15:00 wita sore. mengakibatkan ruas jalan tertimbun lumpur dan material, akibat tidak adanya Drainase pembuangan air.

Genanagan Air menjadi sulit surut.

Banjir bandang juga merendam, dua desa didompu, yakni desa so nggajah, dan desa tolo kalo, kecamatan kempo, kabupaten dompu, pada Minggu (29/12/2019)  sore.
 
Minimnya Drainase Menjadi Pemicu Air Banjir Sulit Surut Didompu-NTB  Hujan deras, yang disertai angin kencang yang mengguyur kabupaten dompu, dua minggu terakhir ini, mengakibatkan disejumlah titik wilayah kecamatan dan desa dikabupaten dompu terendam banjir. Banjir yang disertai lumpur, material, dan potongan kayu, yang ikut terbawa arus banjir mengakibatkan perkampungan masyarakat, dan jalan raya terendam air banjir. Genanagan Air menjadi sulit surut,  akibat tidak adanya Drainase pembuangan air. Akibatnya air banjir sulit keluar.  Peristiwa banjir bandang yang terjadi di jalan lintas dompu-sumbawa, desa banggo, kecamatan manggelewa, kabupaten dompu, yang berhasil diambil di dokumentasikan oleh wartadompu.com pada Rabu, (25/12/2019)  sekitar pukul 15:00 wita sore. Akibat tidak adanya Drainase pembuangan air, banjir, lumpur dan material menggenangi ruas jalan lintas dompu-sumbawa, desa banggo.  Banjir bandang yang merendam, dua desa didompu, yakni desa so nggajah, dan desa tolo kalo, kecamatan kempo, kabupaten dompu, pada Minggu (29/12/2019)  sore, juga tidak terlepas dari Drainase pembuangan air banjir.  Seperti dikutip dari LintasRakyatcom, oleh wartadompu.com senin, (30/12/2019) dikatakan bahwa, Sungai buatan yang ada di Dusun Ruhu Ruma serta parit yang ada Desa Songgajah maupun Desa Tolokalo tidak dapat mengatasi besarnya debit air yang ada.  "Sehingga sebagian besar air meluap ke jalan raya lintas Calabai Dompu mengakibatkan arus lalu lintas sempat terganggu dan antrian sepanjang 2 km, selain arus air yang deras ditambah dengan banyaknya tumpukan sampah dan potongan kayu yang dibawa arus air, menjadi penyebab air banjir sulit surut’’.
Seperti dikutip dari LintasRakyatcom, oleh wartadompu.com senin, (30/12/2019) dikatakan bahwa, Sungai buatan yang ada di Dusun Ruhu Ruma serta parit yang ada Desa Songgajah maupun Desa Tolokalo tidak dapat mengatasi besarnya debit air yang ada.
Seperti dikutip dari LintasRakyatcom, oleh wartadompu.com senin, (30/12/2019) dikatakan bahwa, Sungai buatan yang ada di Dusun Ruhu Ruma serta parit yang ada Desa Songgajah maupun Desa Tolokalo tidak dapat mengatasi besarnya debit air yang ada.

"Sehingga sebagian besar air meluap ke jalan raya lintas Calabai Dompu mengakibatkan arus lalu lintas sempat terganggu dan antrian sepanjang 2 km, selain arus air yang deras ditambah dengan banyaknya tumpukan sampah dan potongan kayu yang dibawa arus air, menjadi penyebab air banjir sulit surut’’. 

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.