Puluhan  Warga Kampung Baru Desa Matua Woja Dompu-NTB, Alami Krisis Air Bersih
Salah Seorang Warga Kampung Baru, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB) Mengambil Air dengan membawa Dua Ukuran Gentongan Besar diatas kepala, satu ember kecil berisi pakaian kotor dipikul pada bagian pinggul kanannya.

WARTADOMPU.com— Puluhan Masyarakat Kampung Baru, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB), mengalami krisis air bersih.

Kepala Dusun Kampung Baru Hamudin H. M. Kasim yang ditemui oleh Media ini di kediaman tempat tinggalnya Kampung Baru, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, menuturkan, Sejak tanggal 12 bulan maret tahun 2017, warga kampung baru mulai mengalami kesulitan air bersih.

Puluhan  Warga Kampung Baru Desa Matua Woja Dompu-NTB, Alami Krisis Air Bersih
Kepala Dusun Kampung Baru Hamudin H. M. Kasim yang ditemui oleh Media ini di kediaman tempat tinggalnya Kampung Baru, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu

Untuk memenuhi kebutuhan Air Bersih, kami meminta bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu. Dan dikirim sebanyak 2 tangki. Kata Hamudin.

ditanya mengenai kendala kemacetan Air Bor Dana Reses Salah Seorang Anggota DPR Dompu yang di Bor Tiga tahun silam dikampung baru, Hamudin yang ditemui  media ini, menjelaskan, Masalah Air Bor, Kata Dia,  ini sudah berjalan lebih kurang tiga tahun, setelah tanggal 12 itu sudah macet, gak ada air. ‘’ kemungkinan pada saat Bor itu kurang dalam, kemarin kita wawancara dengan orang biasa pasang, kata dia sumur dalam pak kepala harus 100 meter, tapi ini kedalamannya hanya 40 meter, Airnya gak bisa keluar’’ Kata Hamudin mengisahkan kembali awal pemboran sumur Bor dikampung baru, pada wartawan wartadompu.com.


Harapan kami kepada pemerintah, bagaimana caranya air ini bisa mengalir kembali dikampung baru. Tambahnya.

Sementara Juhaidi, warga warga yang sama,  mengaku kalau dirinya mengalami kekeringan lebih kurang satu bulan.

Puluhan  Warga Kampung Baru Desa Matua Woja Dompu-NTB, Alami Krisis Air Bersih
 Juhaidi, Warga Kampung Baru, Desa Matua, yang di wawancarai oleh wartawan wartadompu.com


Untuk memenuhi kebutuhan Air Bersih, masyarakat mengambil air di PAM, Kali dan Sumur, dengan jarak tempuh  lebih kurang 1 KM, menggunakan Motor, pikul atau junjung. ‘’ Harapan kita masyarakat bagaimana air bisa dialirkan oleh pemerintah’’ kata Juhaidi. Kamis  (5/7/2018) Pukul 10.00 Wita.

Puluhan  Warga Kampung Baru Desa Matua Woja Dompu-NTB, Alami Krisis Air Bersih
Bak Air Bor Dana Reses Salah Satu Anggota DPR Dompu, yang tidak disebutkan namanya oleh Narasumber mengalami kemacetan selama tiga tahun, akibat Bor kurang dalam

Sejarah kampung baru sendiri, telah berdiri sejak tahun 2007, Perpindahan masyarakat Dusun Buncu Utara, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB).

Puluhan  Warga Kampung Baru Desa Matua Woja Dompu-NTB, Alami Krisis Air Bersih
Salah Seorang Warga Kampung Baru, Desa Matua, mengambil air menggunakan motor dijarak yang kejauhan dari kampung mereka, dengan kondisi jalan yang rusak, tampak ibu dengan seorang anak yang dibonceng dari belakang dengan satu jiregen berisi Air dua didepan ditempatkan dilantai motor matic.

Yang pada saat itu mengalami kerusakan rumah akibat Gempa, sehingga dipindahkan ketempat ini.

Jumlah penduduk warga kampung baru lebih kurang 200 kepala keluarga, dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) lebih kurang 100 DPT. (AF)


Tonton Video Puluhan  Warga Kampung Baru Desa Matua Woja Dompu-NTB, Alami Krisis Air Bersih 

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.