Polisi Amankan 20  Unit Motor yang Diduga ‘’Bodong’’ Diangkut Melalui Truk Fuso
WARTADOMPU.com—Kepolisian republik indonesia, polsek menggelewa, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB) melalui kapolsek manggelewa, IPDA Ramli, SH, bersama Anggota Polsek Manggelewa Lainnya, yakni Aiptu Syahrir, S.Sos, Kanit Reskrim Polsek Manggelewa, Bripka Suryansyah Kanit Intelkam Polsek Manggelewa amankan 20 unit motor yang diduga bodong yang diangkut melalui truk fuso di dompu, nusa tengara barat NTB, pada Sabtu (9/6/2018) pukul 23.20 wita malam.

Dari 20 unit motor yang diduga bodong tersebut, 5 unit diantaranya dinyatakan lengkap, dan dikembalikan pada pemiliknya. Ungkap Kapolsek Manggelewa, IPDA Ramli SH, kepada wartadompu.com.

Lebih lanjut ia mengatakan, adapun 20 unit  jenis motor yang berhasil diamankan petugas yaitu, 1 unit motor merek  Jupiter MX dengan Nopol DK 5211 LU, Suzuki Satria F 150 Nopol, DK 8753 IG (Di lengkapi dengan STNK dan BPKB ), Yamaha Mio tanpa nomor polisi, Yamaha Jupiter MX 135 Nopol EA 4957, Honda Vario 150 Nopol  7702 QL, Yamaha Vixion Nopol L 6004 YI, Honda Astrea Nopol DK 3092 CS, Yamaha Jupiter Z Nopol DK 6790 WR (Di lengkapi dengan STNK dan BPKB), Honda Supra Fit Nopol DK 4125 WR (Di lengkapi dengan STNK dan BPKB), Honda Supra X Nopol DK 3082 WM, Honda Beat Pop Nopol DK 5722 AD, Honda Beat dengan Nopol DK 2688 AAS, Honda Vario Nopol DK 5372 HT dan Kawasaki KLX tanpa nomor polisi. Jelasnya.

Lima lainya, yakni Honda Scoopy dengan nomor polisi (Nopol) DK 7639 OD, Honda Sonic 150 R tanpa nomor polisi, Yamaha Vixion tanpa nomor polisi dan Honda Sonic juga tanpa nomor polisi. Tambahnya.

Dari 20 unit motor tersebut, 5 unit lainnya dinyatakan lengkap ‘’ punya Surat Tanda Nomor Kendaraan, dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor, dan sudah dikembalikan pada pemiliknya’’  pungkasnya.

Barang Bukti (BB)  berupa 20 Unit Sepeda Motor didapatkan petugas diatas truk fuso, dan para sopir untuk sementara di amankan di Mapolsek Manggelewa untuk dimintai keterangan lebih lanjut. tandasnya.

Kepada media ini, IPDA Ramli, SH menceritakan terkait kronologis penggerebekan, ia mengatakan, Pada hari sabtu (9/6/2018)  sekitar pukul 23.20 wita malam,  petugas kami mendapatkan informasi,  bahwa di halaman Rumah saudari  Putu Jaye, (50) dusun mekar sari, desa nanga tumpu, kecamatan manggelewa, kabupaten dompu, terdapat 2 unit truk jenis fusso bima cepat yang membawa sepeda motor yang di duga sepeda motor tersebut adalah motor bodong.

Saya sendiri,  Kapolsek Manggelewa IPDA Ramli SH, Kanit Reskrim Aiptu Syahrir, S.Sos, Kanit Intelkam Bripka Suryansyah beserta 2 orang Anggota langsung melakukan penggerebekan di halaman rumah tersebut.

Setiba ditempat kejadian perkara (TKP) di dapat bahwa di rumah tersebut sedang ramai menurunkan sepeda motor. ‘’ Mengetahui bahwa ada Anggota yang datang, sebagian dari mereka langsung melarikan diri’’. Ucapnya.

Dari hasil penggerebekan, petugas berhasil mengamankan 20 unit motor, 15 diantaranya  diduga bodong dan mengamankan 2 sopir truk fuso yakni Ei dan JR.

Dari keterangan keduanya, Ei mengatakan,  sepeda motor tersebut di ambil dari Bali dan Surabaya dan rencana akan di kirim ke kebaupaten dompu.

Sementara sopir Fuso JR di ambil juga didaerah Bali dan akan di bawa ke kabupaten dompu. terang kapolsek manggelewa IPDA Ramli SH, kepada media ini. (SD)

Video aktifitas penurunan motor yang diduga bodong oleh polsek manggelewa, kabupaten dompu-NTB.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.