Air Bor Dana Reses Macet, Warga Buncu Utara Rebutan Air Tangki Mobil PDAM
Warga kampung baru, dusun buncu utara, desa matua, kecamatan woja, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat, alami krisis air bersih, warga minta air bor dana reses DPR segera diperbaiki, akibat air tangki mobil PDAM tak mampu mencukupi kebutuhan air masyarakat sehari-hari

WARTADOMPU.com—Puluhan masyarakat dusun buncu utara, desa matua kecamatan woja, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB) alami kekeringan air bersih.

Salah seorang warga   kampung baru,  dusun buncu utara, desa matua, kecamatan woja, atas nama Sinta Purnama Sari yang di temui wartadompu.com dikediaman kampung tinggalnya yakni kampung baru, desa matua, mengatakan, beberapa minggu ini selama bulan ramadhan, kami mengalami kekeringan air bersih.

Air bor yang diberikan oleh pihak pemerintah kabupaten dompu, melalui dana reses salah satu anggota dewan yakni bapak Yuliadin, S.Sos Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Dompu, tak lagi bisa mengalirkan air ke bak penampungan. Ujarnya.

Akibanya warga kampung baru, dusun buncu utara, desa matua, tidak lagi bisa menikmati air bersih yang keluar dari bak penampung.

Air tidak bisa lagi dibagikan kerumah warga, entah apa kendala nya saya  tidak tau, untuk memenuhi air bersih, kami dapatkan dari mobil tangki  milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Itu pun diperbutkan baru bisa mendapatkan jatah air keember dan jiregen yang kami sediakan untuk diisi. Ungkap perempuan 25 tahun ini saat diwawancarai oleh media ini dikampung baru, dusun buncu utara desa matua senin (11/6/2018) pukul 11.45 wita.

Kendati demikian, kata dia, Air tangki mobil PDAM yang dibagikan, tidak cukup menutupi kebutuhan hidup kami sehari-hari. Tambahnya.

Harapan kami masyarakat, khususnya warga kampung baru, dusun buncu utara, desa matua, ditengah kekeringan air bersih yang kami alami saat ini, bagaimana upaya pihak pemerinta desa dan pemerintah daerah agar bisa secepat nya di perbaiki air bor yang rusak itu. Ujarnya.

Secara terpisah, salah seorang sopir pegawai PDAM kabupaten dompu, Dae Erik, yang akrab dipanggil, menuturkan, pembagian air untuk warga kampung baru, dusun buncu utara, desa matua, dilakukan dua kali seminggu. ‘’ Saya membagikan, mulai dari ujung atas kampung sampai ujung bawah kampung’’ kata Erik yang diwawancarai oleh wartadompu.com usai membagikan air mobil tangkinya ke warga kampung baru.

Sementara,  Mantan kepala desa matua, kecamatan woja, kabupaten dompu,  Muhdar SH yang mendatangi media ini ditempat pembagian air bersih, dikampung baru, desa matua, menegaskan bahwa air itu adalah kebutuhan vital gak boleh putus untuk di gunakan oleh masaryakakat pada umumnya, lebih khusus masyarakat dusun buncu utara yang tinggal dikampung baru, desa matua. Tandas Muhtar.

Terkait  masalah air bersih yang dialami oleh warga kampung baru, desa matua, telah saya sampaikan kepada ketua DPR Dompu Yuliadin, S.Sos. ‘’ Tangapan nya ia akan menangani secepat nya’’ Kata Muhdar yang diwawancarai dikampung baru.

Pantau langsung wartadompu.com, beberapa warga kampung baru, yang mengisih air bersih melalui tangki PDAM, Langsung membawa pulang kerumah masing-masing.

Sementara jumlah kepala keluarga dikampung baru, yakni lebih kurag 200 kepala keluarga  (AF)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.