Terungkap Fakta Dibalik Budidaya Rumput laut Didusun Pulau Bajo Baru, Desa Kwangko, Diduga Rawan Korupsi
Sukardin warga dusun pulau bajo baru, desa kwangko, kecamatan manggelewa, satu dari puluhan penerima manfaat yang merasakan hal yang sama terkait program budidaya rumput laut dan kebun bibit rumput laut yang diduga gagal dan rawan korupsi, juga mark up harga

WARTADOMPU.com—Program Budidaya Rumput Laut, dan Kebun Bibit Rumput Laut (KBR) yang menjadi andalan pokok  Dinas Perikanan dan Kelautan (KKP) Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB), diduga berpotensi rawan kejahatan koorporasi dan korupsi.

Bagaimana tidak, program yang semula terlihat baik-baik saja, kini diduga tidak sukses atau gagal, sejak tahun 2015, 2016, hingga 2017. 

 Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (KP) Kabupaten Dompu, Ir. Wahidin yang ditemui oleh wartawan media ini di tempat kerjanya, Jln. diponegoro no. 7 kelurahan montabaru, kecamatan woja, kabupaten dompu, rabu (30/5/2018) pagi, tidak berada ditempat, sedang diluar kantor. 

Berikut wawancara media ini dengan salah seorang anggota kelompok penerima manfaat sukardin (45) warga dusun pulau bajo baru, desa kwangko, kecamatan manggelewa, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB) selasa (29/5/2018) siang, didusun pulau bajo baru, desa kwangko, kecamatan manggelewa, kabupaten dompu, NTB belum lama ini. (AF)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.