Sedih! Gaji Tak Cukup Buat Beli Pampers Anak, Ratusan Perawat diDompu NTB, Mendatangi Kantor Pemda Dompu
Dalam aksi yang berlangsung di Dompu,NTB, Massa Aksi yang tergabung dalam Gerakan Perawat Honorer Indonesia (GPHI) Kabupaten Dompu, membentangkan pamflet yang bertuliskan Sekolah Mahal Gaji Murah oleh mereka
WARTADOMPU.com—Ratusan perawat di kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB) senin (14/5/2018) siang, mendatangi kantor Pemda Dompu, dijalan beringin no. 1 dompu,NTB.

Massa meminta pemerintah daerah, untuk lebih serius memperhatikan nasib para perawat, yang menurut mereka (perawat) tidak digaji, meski telah bekerja bertahun-tahun.

Kalaupun ada hanya upah 30 ribu dalam sebulan, itu pun uang kapitasi. ‘’ Uang kapitasi adalah uang Keikhlasan yang diberikan para pegawai negeri sipil (PNS)’’ ungkap Zul Iksan perwakilan tenaga perawat Puskesmas Ranggo, kecamatan pajo, kabupaten dompu,NTB yang diwawancarai oleh wartadompu.com.

Pantuan langsung wartadompu.com, nampak ratusan perawat yang tergabung dalam Gerakan Perawat Honorer Indonesia (GPHI) Kabupaten Dompu, mengaku kalaupun digaji itu tidak seberapa dibanding dengan masa pengabdian mereka yang sudah 8 (delapan) tahun bahkan puluhan tahun.

Untuk itu, besar harapan kami aspirasi dapat dindahkan oleh pemerintah daerah, karena kami butuh makan. Teriak salah seorang orator perawat wanita depan halaman paruga parenta dana nggahi rawi pahu, yang kini menjadi kantor pemerintah daerah kabupaten dompu.

Gaji Tak Cukup Buat Beli Pampers Anak, Ratusan Perawat diDompu NTB, Mendatangi Kantor Pemda Dompu

Selain Gaji, mereka (perawat) butuh kesejahteraan hidup yang layak, dan diangkat menjadi tenaga kontrak daerah. tandas  orator Zul Iksan.

Sementara itu, salah seorang orator aksi, perawat wanita, menuturkan  gaji yang kami terima bila dihitung-hitung tidak cukup untuk beli pampers anak, susu anak, apalagi biaya bedak, dan gincu.

Yang mirisnya lagi, ketika kami berdinas, anak-anak pun diikut sertakan, padahal kita tau bahwa anak itu tidak boleh dibawa ke puskesmas atau kerumah sakit. Karena takut kena penyakit.

Ini aj kami bawa anak-anak, karena dirumah tidak ada orang yang bisa kami titipkan bersamanya. Terangnya.


 Hingga berita ini dirilis,  Kepala daerah (bupati) dompu, yang ingin ditemui oleh mereka sedang berada di luar daerah, bersama Sekda Dompu.  (AF)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.