Polres Dompu Menggelar Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Dua Pemuda di Dompu NTB, Taufan dan Imran Berikut Hasil Rekonstruksinya
Rekonstruksi yang diperankan oleh tersangka kasus pembunuhan dua pemuda Taufan dan Imran oleh Pelaku, dihalaman kantor polres dompu

WARTADOMPU.com-- Kepolisian Polres Dompu, telah melakukan Rekonstruksi ulang kasus pembunuhan yang menewaskan dua pemuda di dompu, Taufan (20) dan Imran (15) warga Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB).

Rekonstruksi dipimpinan langusng oleh Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP Daniel Partogi Simangunsong, SIK bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) dihalaman Polres Dompu Rabu (9/5/18) sore.

Sebanyak 120 Adegan pembunuhan yang diperagakan oleh pelaku, untuk menghabisi nyawa kedua korban.

Dari Informasi yang dihimpun wartadompu.com. Hasil rekonstruksi, pelaku Ami (19) membacok korban di bagian kaki. Saat korban tak berdaya tersangka lain Syaf (28), Her (21), dan Rian (18), membacok tangan dan menggorok leher korban hingga nyaris putus.

Alasan pelaku membunuh korban, lantaran persoalan uang 150 ribu rupiah, yang mereka kumpulkan untuk membeli minuman keras (Miras) namun dibawa kabur oleh korban Taufan.

Hingga dua bulan kemudian korban dijemput oleh pelaku Her, dan mengajak makan ayam dikandang.

Tanpa menaruh curiga, korban Taufan dan Imran, yang pada saat itu tengah berada di Kampung Amalahabe Desa Bara, Kecamatan Woja. Mengikuti ajakan pelaku.

Setiba dikandang ayam korban telah ditunggu oleh para pelaku. ”Mana uang hasil patungan kita dulu?” tanya tersangka Ami. ”Ada uang simpanan bapakmu,” jawab korban Taufan.

Ami naik pitam dan memukul korban. Korban tak terima dipukul melakukan perlawanan.

Pelaku kemudian mencabut parang dan langsung membacok korban dibagian kaki. Korban berusaha menyelamatkan diri dan berlari namun terjatuh, saat itulah pelaku kembali membacok korban. Hingga tersangka lain Syaf, Her, Rian, membacok tangan dan menggorok leher korban hingga nyaris putus. 

Dari informasi yang diperoleh korban dan pelaku merupakan teman, lantaran uang 150 ribu pelaku tega mengahabisi nyawa kedua korban.

Ironisnya, Imran (15) yang tak tahu menahu pun jadi korban pembunuhan para pelaku. Ir (18) dan Sup (22).

Meski korban sempat lari menyelamatkan diri, dua pelaku mengejar, dalam posisi rekonstruksi yang sama korban juga dibunuh dengan cara dibacok dan digorok lehernya oleh pelaku.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.