Produksi Jagung di Dompu Tahun ini Menurun, Petani Minta Pemda Naikan Harga
Petani jagung desa riwo, saat menunjukan hasil panen jagung milik mereka

WARTADOMPU— Angin kencang yang melanda kabupaten dompu propinsi nusa tengara barat (NTB), bulan lalu, Senin (29/01/2018) Pagi. mengakibatkan puluhan hektar tanaman jagung muda milik petani di berbagai wilayah di kabupaten dompu tumbang. Akibatnya batang  jagung banyak yang busuk.

Dampak dari cuaca buruk bulan lalu, salah seorang petani Sabri (39) desa wawobaka, kecamatan woja, kabupaten dompu, mengaku hasil panen jagung miliknya tahun ini mengalami penurunan.

Hal ini kata dia, akibat hujan lebat yang di sertai angin kencang bulan lalu, mengakibatkan pertumbuhan jagung kurang produktif. Kata sabrin yang ditemui di lokasi pertanian tanaman jagung di dusun ria, desa riwo kecamatan woja, kabupaten dompu jumat (13/04/2018) pukul 18.13 wita.

Lebih lanjut ia mengatakan, harga jagung tahun ini jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya. ‘’ untuk jagung kering di lokasi 1 kg Rp. 2.900 rupiah, sedangkan yang basah Rp. 2.100 seratus rupiah’’


Bila dibanding tahun lalu, harga jagung bisa naik  sampai Rp. 3.700 ratus rupiah/kgnya. Ujarnya.

Terkait harga jagung, ia dan sejumlah petani lainya meminta pemda dompu untuk meningkatkan harga.

Karena standar harga yang demikian (Rp. 2.900/kg untuk jagung kering dan Rp. 2.100 untuk jagung basah) kata dia masih minim untuk  mengembalikan modal awal.

Meski mengalami penurunan produksi, dan harga jagung yang cukup sedikit tahun ini, namun pihaknya mengaku bersyukur. ‘’ mudah-mudahan tuhan memberikan yang lebih kepada saya tahun ini’’Tuturnya.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.