Pemanfataan Lahan Pekarangan Untuk Tanaman Jagung, 30 Are Luas Tanaman, Untung 1.500 Ribu Rupiah
Lahan Pekarangan perumahan guru SMP 1 Pajo, yang Ali manfaatkan untuk di tanami jagung

WARTADOMPU.COM—Hal menarik dalam sejarah pertanian, adalah memanfaatkan tanah pekarangan untuk ditanami jagung.

Semanjak program Terpijar di luncurkan oleh peemrintah, sehelai dari areal tanah pun tidak ada yang tertidur. Semuanya untuk kesejahteraan masyarakat.

Tahun 2017, pemerintah kabupaten dompu berhasil menurunkan angka kemiskinan lebih kurang 13,43 % sehingga target ditahun 2021 kemiskinan menyisakan angka 1 digit.

Hadirnya program Terpijar atau Tebu, rumput laut, sapi, dan jagung, angka kemiskinan dikabupaten dompu menurun secara drastis.

Melihat potensi jagung di kabupaten dompu, tidak hanya ditanam di hutan, ladang, dan sawah. Melainkan juga di sekitar pekarangan rumah.

Salah satunya adalah jagung yang tumbuh subur jenis bimantara yang ditanam oleh M Ali salah seorang staf tata usaha di SMP 1 Pajo, kecamatan pajo, kabupaten dompu, NTB.

Ali yang tinggal disebuah perumahan guru, memanfaatkan lahan pekarangan perumahan untuk ditanami jagung.

Dari keterangan yang diperoleh wartadompu.com, tetangga ali ucok, mengatakan, dalam satu kali panen, ali bisa mendapatkan keuntungan lebih kurang 1.500. di pekarangan perumahan yang luasnya lebih kurang 30 are.

Perkilogramnya kata ucok, harga jagung basah sekitar 2.800 (dua ribu delapan ratus) sedangkan harga kering mencapai 2.900 (dua ribu sembilan ratus) per kilogram. '' Tergantung kadar airnya''

Bibit jagung jenis bimantara produksi tahun 2017 program Gempita. Umur jagung milik ali diperkirakan berjalan 2 bulan. jelas  ucok kepada media ini sabtu (7/4/18) pukul 14.30 wita di lokasi tanaman jagung perumahan SMP 1 Pajo, kecamatan pajo.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.