Kurnia Ramadhan Sesalkan Sikap Dirjen Dukcapil Putuskan Server Dukcapil Dompu

Anggota DPR Kabupaten Dompu Kurnia Ramadhan, SE. Foto : BF84/wartadompu.com

WARTADOMPU.com—Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB), Fraksi Partai Gerindra, Kurnia Ramadhan, SE, sesalkan sikap Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian dalam negeri (Kemendagri) putuskan server Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Dompu belum lama ini di dompu.

Menurut Kurnia, Meski didasari oleh belum ditempatkannya lima orang pejabat eselon III dan IV yang dinonjobkan oleh Bupati, itu harusnya tidak dipersoalkan. 

Kendati demikian, kata dia, Selama server dinonaktifkan, pelayanan penerbitan dokumen kependudukan menjadi terhambat. Ujarnya, senin (30/4/18) pukul 21.30 wita.

Terkait proses pemindahan atau mutasi terhadap pegawai atau pejabat di Disdukcapil kabupaten dompu, kata dia, harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Hal ini Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 76 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian pejabat pada unit kerja yang menangani urusan administrasi kependudukan di provinsi, Kabupaten maupun Kota. Katanya.

“Tapi bukan berarti bupati tidak bisa melakukan mutasi. Karena satuan kerja perangkat dinas (SKPD) Dukcapil adalah perangkat organisasi pemerintah daerah (OPD) sebagaimana diatur dalam perda nomor 7 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, mereka adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) Daerah”. Jelasnya.

Dengan Perda tersebut lanjut dia, pegawai Dukcapil bukan pegawai Kemendagri yang seakan-akan bergerak sendiri, tanpa pembinaan dan pengawasan dari pembina pegawai daerah yaitu Bupati. Pungkasnya.

“Bupati silahkan mutasi untuk memaksimalkan potensi dan sumber daya untuk mengelola Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dukcapil, demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Terkait pemutusan server oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri, tinggal di koordinasikan saja dengan Kemendagri khusnya Ditjen Dukcapil. Sarannya.

Terkait, terjadinya pemutusan server ini ada indikasi bergaining (Kesepakatan,red) antara pejabat individu dengan Ditjen Kemendagri, sehingga mengorbankan pelayanan publik. pungkas Ketua Baleg DPRD Dompu ini menegaskan.

Kurnia menduga ada oknum tertentu di Dompu yang ikut bermain mengacaukan suasana.

“Pemda harus segera melakukan koordinasi dengan Kemendagri, ketemu langsung dengan Menteri. Jangan biarkan hal ini berlarut-larut sehingga menjadikan posisi tawar bagi oknum tertentu, mengacaukan Daerah pada akhirnya menghambat pelayanan publik, Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS)harus berlaku Profesional, Taati Undang-undang ASN. Tegasnya. 

Edy warga desa matua kecematan woja, kabupaten dompu, kepada wartawan wartadompu.com, juga mengungkapkan rasa kekecewaan atas terputusnya server oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri, ia menuturkan, kami sebagai masyarakat sangat kecewa atas terputusnya Server Dukcapil dengan pusat sehingga kami tidak bisa mengurus kartu kependudukan (KTP). Padahal kata Edy, KTP sangat kami butuhkan. Ucap dia, saat di konfirmasi oleh media ini senin (30/04/18) pukul pukul 22,46 wita malam, di woja.

Jika hal itu adalah perintah tugas maka mutasi wajar saja, tapi jangan sampai berlangsung lama, yang pada akhirnya merugikan masyarakat akibat terhambatnya pelayanan. Tambahnya.

Senada dengan Edy, Rahman salah seorang warga desa mangge asi kecamatan dompu juga mengeluhkan hal yang sama. Ia mengatakan, pelayanan masyarakat harus diutamakan, mengingat Identitas kependudukan adalah kebutuhan penting.

Kami sebagai masyarakat berharap pemerintah daerah segera mencarikan solusi dan langkah alternatif lain untuk menagani permasalahan terputusnya Server Dukcapil.

Pemerintah daerah harus berkoordinasi dengan Pemerintah pusat untuk menyelesaikan permasalahan ini , untuk kepentingan masyarakat dompu agar tidak menjadi korban. Harapnya. (BF84)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.