Ketua Umum LAPIDU Kabupaten Dompu Dahlan Ince, Secara Tegas Menolak Aktifitas Pertambangan Pasir Besi PT. Bumi Mas Kawinda Jaya di Kecamatan Pekat dan Juga Tambora yang disponsori oleh MYD
WARTADOMPU.com—Ketua lembaga penelitian kabupaten dompu, (LAPIDU) Dahlan, pertanyakan oreantasi kesejahteraan masyarakat terkait masuknya perusahaan tambang pasir besi PT. Bumi Mas Kawinda Jaya di Desa Kawinda Jaya Kecamatan Tambora dan Desa Soritatanga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Menurut Dahlan, masuknya Perusahaan tersebut di duga akan merusak lingkungan hidup, serta menambah ruang kesempitan bagi areal pelepasan ternak petani dan juga lokasi penanaman jagung oleh petani yang ada dikabupaten dompu.

Eksploitasi material pasir besi yang jutaan meter kubik setiap hari, merugikan petani peladang dan juga petani peternak yang ada di kabupaten dompu. itu kami tolak? Tandas Dahlan.

Semua potensi sumber daya alam khususnya pasir besi dieksploitasi secara besar-besaran untuk kepentingan pemodal, sementara kontribusi untuk masyarakat tidak ada.

Kabar yang diterima oleh kami LAPIDU dan juga SPARTA, bahwa material pasir besi dipekat dan tambora, dijual di daerah  jawa, menggunakan kapal pengangkut melewati perairan laut.


Rencana pembangunan pelabuhan, akan semakin mempermudah aktifitas perusahaan untuk mengeeksploitasi kandungan material pasir besi dikecamatan pekat. Sementara petani peladang dan peternak sudah jauh lebih awal melakukan upaya penolakan.




Untuk itu, Tanggal 1 mei kita akan angkat masalah ini, dan mendesak pemerintah propinsi nusa tengara barat, dan pemerintah pusat, untuk segera mencabut izin usaha pertambangan pasir besi PT. Bumi Mas kawinda Jaya yang kin tengah beroperasi dikeccamatan pekat dan tambora, karena merugikan petani setempat.

Alasan permintaan ini, karena diwilayah tersebut merupakan lahan pelepasan ternak petani dan juga areal penanaman jagung oleh petani dompu.

 ‘’ dari awal diwilayah tersebut sudah terjadi penolakan lebih awal oleh masyarakat tani dan peternak ‘’ kata dahlan.

Pembuatan pelabuhan itu apa sih tujuannya? Apa beroreantasi pada kesejahteraan masyarakat atau gimana? Karena itu izinnya lebih khusus ke pasir besi. untuk itu kami tolak? Tegas Ketua Lembaga Penelitian Dompu (LAPIDU) Dahlan Ince kepada wartadompu.com kamis pukul 12.12 wita yang ditemui di Paruga Parenta Dana Nggahi Rawi Pahu.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.