Di Bidang Perkebunan, Dua Komoditi Seperti  Kelapa dan Kakao Tak Masuk Dalam Program Prioritas Pengembangan Tanaman Perkebunan Distanbun Tahun 2018
Di Bidang Perkebunan, Dua Komoditi Seperti  Kelapa dan Kakao Tak Masuk Dalam Program Prioritas Pengembangan Tanaman Perkebunan Distanbun Tahun 2018

WARTADOMPU— Dari beberapa jenis tanaman perkebunan seperti kopi, jambu mete, dan tebu. kelapa dan kakao, tidak masuk dalam program prioritas pengembangan produks perkebunan dinas pertanian dan perkebunan (Distanbun) kabupaten dompu, yang di anggarkan melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) direktorat jenderal perekebunan (Dirjenbun) kementerian pertanian (kementan) RI tahun 2018.

Kepala bidang (kabid) perkebunan Abdul Khair, S.Hut yang ditemui oleh Media ini, di ruangan kerjanya menyatakan, komoditi lain yang tidak ada tahun ini adalah, kelapa dan kakao.

Jadi kami di dinas perkebunan dan pertanian (Distanbun) kabupaten dompu ini, khususnya di bidang tanaman perkebunan, hanya ada tiga komoditi yang mendapatkan pengembangan dari dana APBN, melalui direktorat jenderal perkebunan, dengan tugas pembantuan pada dinas propinsi nusa tengara barat (NTB).

Ketiga yang di sebut kata Khair, yaitu Intensifikasi tanaman jambu mete, pengembangan 1000 Ha tanaman tebu, intensifikasi pengembangan tanaman kopi robusta, dan intensifikasi pengembangan tanaman tembakau jenis virginia. Paparnya.  senin (9/4/2018) pukul 10.45 wita.


Untuk perkebunan tanaman kelapa, dan kakao tahun ini 2018, tidak ada. tukasnya.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.