Berkat Usaha Jambu Mete  Bapak Ini Sukses Kuliahkan 5 Orang Anak
muhtar saat ditemui oleh wartadompu.com diusaha perkebunan mete miliknya sabtu (7/4/2018) pukul 16. 11 wita. di dusun patupadakana, desa woko, kecamatan pajo, kabupaten dompu, NTB
WARTADOMPU.COM—Muhtar (56) warga dusun patupadakana, desa woko, kecamatan pajo, kabupaten dompu, NTB, mengaku dengan usaha jambu mete saja, dirinya bisa menyekolahkan 5 (lima) orang anak sekaligus sampai  ke jenjang perguruan tinggi (PT).

Dalam satu tahun,  dia  mengaku bisa panen jambu mete sampai 2 ton. ‘’ Tergantung dari rejeki yang allah berikan’’ Ucapnya.

Dalam satu hari muhtar bersama istri,   bisa panen jambu mete lebih kurang 40 kg dalam satu hari,  Kalau di kali  rata-rata.  ‘’ kali 4 bulan, sama dengan 4x4 = 16.  1 ton  600 dia, tinggal kalkulasi dengan harganya kalau kali 20 ribu rata-rata sama dengan 30 juta setahun. Ujarnya.

Luas lahan perkebunan mete yang ia miliki saat ini, kata dia lebih kurang 4 Ha, selain jambu mete, jenis tanaman perkebunan lainnya yang ditanama yaitu mangga, sawo, dan nangka. 

Disamping itu lanjutnya, saya juga berusaha padi di lahan ini. ‘’ tetapi padi ini hanya satu musim saja, itu tergantung air, baru  bisa menghasilkan 2 kali panen,   harus ada mesin pompa air untuk menyiram tanaman waktu musim kemarau, seperti jambu mete, padi, dan juga tembakau’’ Jelas pria yang sudah berkepala enam orang ini kepada wartadompu.com.

Mente, sawo, mangga, dan nangka itu tanaman jangka panjang, yang saya tanam mulai sejak dulu sampai sekarang.  Terangnya.

Luas perekebunan mete ini lanjut dia, lebih kurang 4 ha, yang harus saya keliling  kerja dengn istri setiap hari.

Panen jambu mete sendiri ujar dia, mulai bulan agustus, september sampai januari. ‘’ dengan usaha jambu mete saja, saya bisa menyekolahkan 5 (lima) orang anak sekaligus sampai  ke jenjang perguruan tinggi (PT),  tinggal dua orang saja yang belum selesai ‘’ Ungkapnya.



Muhtar mengaku, selama dirinya menjadi petani perkebunan jambu mete  dilahan miliknya, Belum sama sekali mendapatkan dukungan maupun bantuan dari pemerintah, terutama dinas perkebunan kabupaten dompu, padahal kata dia, dirinya  sering minta untuk memberikan bantuan mesin pompa air untuk menyiram tanaman di musim kemarau.

‘’ Kesulitan yang saya hadapi sekarang ini adalah masalah air untuk menyiram tanaman di musim kemarau’’ ujarnya.

Saya mengharapkan bantuan untuk meningkatkan hasil perkebunan. ‘’ Kalau pemerintah mau turun tangan insha allah hasil  kita ini akan lebih meningkat lagi’’ Ujar  muhtar saat ditemui oleh wartadompu.com diusaha perkebunan mete miliknya sabtu (7/4/2018) pukul 16. 11 wita. di dusun patupadakana, desa woko, kecamatan pajo, kabupaten dompu, NTB.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.