Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI
Anggota MPR/DPR RI, H. Muhammad Syafrudin, ST, MM Saat memberikan pemahaman tentang empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di daerah pemilihan Kabupaten Dompu

WARTADOMPU.COM--Anggota MPR/DPR RI, H. Muhammad Syafrudin, ST, MM kembali memberikan pemahaman tentang empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di daerah pemilihan Kabupaten Dompu, Pada Selasa (20/3/2018) pukul 09.59 wita bertempat di Gedung Pemuda (GP)  Jln. Pendidikan No. 3 Kelurahan Bada Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB).

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Syafrudin menegaskan, untuk mencegah agar tidak terpengaruh dan tergelincir dengan kehidupan yang negatif. Empat pilar MPR RI hendaknya menjadi  pegangan hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. "Karena itu harus kita cegah pengaruh-pengaruh negatif dengan pembekalan dan pemahaman empat pilar MPR ini.

Yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang membingkai dan melandasi serta jadi pilar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang harus dipegang teguh agar negara kesatuan tetap terpelihara,".

Dijelaskan dia, persatuan dan kesatuan bangsa ini harus terus dipelihara dan diperjuangkan. Harapannya, agar negara terus bersatu dalam NKRI.

"Agar kehidupan bangsa Indonesia semakin kukuh, hendaknya segenap komponen bangsa, disamping memahami dan melaksanakan Pancasila, juga secara konsekuen menjaga sendi-sendi utama lainnya, yakni UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar wakil rakyat yang juga anggota Komisi I DPR RI itu.

Syafrudin  lebih lanjut mengatakan, Pancasila sebagai ideologi bisa mengikat bangsa Indonesia yang demikian besar dan majemuk. Pancasila adalah konsesus nasional yang dapat diterima semua paham, golongan, dan kelompok masyarakat di Indonesia. Dalam posisinya, Pancasila merupakan sumber jati diri, kepribadian, moralitas, dan haluan keselamatan bangsa.

Dalam kesempatan itu, pria yang juga anggota Fraksi Partai PAN  tersebut juga memberi pesan dalam memahami dan mensikapi persoalan-persoalan kebangsaan, tentang kebhinekaan, serta mengantisipasi adanya bibit-bibit yang mengancam kebhinekaan.

"Apabila kita menyadari bahwa kunci dari kebhinekaan adalah bagaimana kita bertoleransi dan tenggang rasa. Bagaimana kita dapat menghargai sesama manusia, agama, suku dan lain-lain", ujarnya.

Bhinneka Tunggal Ika, lanjut Syafrudin, dalam kehidupan berbangsa dan negara harus menjadi anugrah yang harus terus dijaga. Jadi, generasi muda harus memahami betul empat pilar kebangsaan agar bisa benar-benar diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Kita tidak boleh membeda-bedakan'' imbuhnya.

Meskipun berbeda agama, suku, dan ras, namun kita tetap satu dan bersaudara dalam konteks NKRI. ‘’ mulai dari sabang sampai marauke kita adalah satu, yaitu pancasila, dan Undanmg-undang Dasar 1945 ‘’ tambahnya.
Pancasila adalah bagian dari tatanan kehidupan berbangsa dan bernegera. Tentu harus menjadi patokan. Tegasnya.

‘’ Yang sudah, sudah, jangan sampai terulang. ‘’ kita sepakat bahwa kita yang hadir ini satu milipun indonesia tidak boleh gergeser sedikit pun?  Setuju gak? Ujarnya.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI

Berbicara empat pilar kita tidak perlu lama-lama karena saya yakin anda sudah paham. Karena menyanyikan indonesia raya kita sudah paham pancasila. Jelasnya.

Sebelumnya, pria kelahiran bima ini, pada acara tersebut, menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang hadir, atas kesempatan dan waktu mereka mengikuti acara sosialisasi empat pilar kebangsaan di Gedung pemuda dompu.

Dalam kegiatan tersebut, hadir DPD II Muhammadiyah Kabupaten Dompu diwakili oleh Abdilah S.Pd, Sekertrasis DPD II Muhammadiyah Kabupaten Dompu Drs. Kasturi H. Talib, Anggota Osis SMA 1 Dompu, SMA 2 Dompu, KNPI Dompu, Tokoh Masyarakat dan Agama.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.