Sebanyak 58 Rumah Tidak Layak Huni di Desa Kiwu di Bedah
Foto Kades Kiwu, Husen Abdullah
WARTADOMPU.COM—Pemerintah Desa Kiwu, Kecamataan Kilo, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB) alokasikan anggaran dana desa (ADD) dan juga dana desa (DD) tahun 2017 dan 2018 untuk kegiatan perbaikan atap rumah atau bedah atap rumah masyarakat.

Kepala desa kiwu, kecamatan kilo, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB), Husen Abdullah, yang ditemui oleh wartadompu.com di desa kiwu, pada jumat (30/3/2018) pukul 16.18 wita, mengatakan, sebanyak 58 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di desa kiwu dibedah/diperbaiki.

Bantuan diberikan secara berfariatif, mulai dari Rp. 7.000.000 (tujuh juta rupiah) hingga Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah). tergantung ukuran rumah masyarakat. ujarnya.


Komiten pemdes kiwu, kata husen, sesuai dengan program prioritas, tahun 2021 semua rumah masyarakat yang ada di desa kiwu  tidak ada lagi yang menggunakan atap genteng. ‘’ semuanya harus seng? Itu komiten pemdes kiwu sampai tahun 2021’’terangnya.

Pemdes kiwu mengalokasikan bantuan dalam bentuk barang, yang langsung di antar kerumah penerima manfaat (masyarakat).

Yang direhab hanya bagian atapnya saja untuk semua tipe rumah, baik rumah panggung maupun rumah batu. ujarnya.

Selain bedah rumah, lanjut husen, program prioritas lainnya juga pembuatan jamban keluraga untuk masyarakat desa kiwu.'' sejak tahun 2017 hingga sekarang 2018, pemdes kiwu telah membangun 100 jamban keluarga ditiap rumah.


Sehingga kedepan ditahun 2023 sampai saya terpilih kembali menjadi kades kiwu nanti, semua rumah masyarakat tidak ada lagi yang menggunakan genteng'' semuanya  dipasangin seng?'' terangnya.

Buang air besar (BAB) juga demikian, tidak ada lagi masyarakat yang melakukan BAB di sembarang tempat. tambahnya.


 90% semuanya  clear dan cleaan, walaupun sedikit yang masih  perlu di benahi seperti pengerasan jalan ekonomi yang menuju keladang jagung petani.


Tahun 2014 sampai tahun 2018, ada 4 titik jalan ekonomi yang  dibuka oleh pemdes kiwu. jalan ekonomi di Doro Ewa 5 km, Doro Wanda 5 km, Doro Mbolo 9 km, dan Doro Sambe 9 km.

Semenjak jalan ekonomi dibuat, kata husen, petani jagung di desa kiwu tidak lagi kesulitan mengakses pegangkutan hasil pertanian mereka. tutur kades kiwu husen abdullah kepada wartadompu.com

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.