Pelajar di Dompu Tewas Usai Menenggak Racun Serangga
Foto Korban Hesti 

WARTADOMPU.COM—Hesti pelajar asal dusun sambi kompo, desa adu, kecamatan huu, kabupaten dompu, propinsi nusa tengara barat (NTB), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak racun sarangga jenis ‘’Du Pont Lannate’’ dikediaman rumah miliknya dusun sambi kompo, desa adu, kecamatan huu rabu (14/3/2018) sekitar pukul 07.00 wita pagi.

Kepala desa adu Burhanudin, yang dihubungi kamis (15/3/2018) sekitar pukul  16.00 wita sore, membenarkan kejadian tersebut. ‘’ ia benar, korban atas nama hesti dusun sambi, desa adu, kecamatan huu, tewas setelah korban minum racun ‘’ Lannate ‘’.kata Burhan.

Kejadiannya kemarin rabu (rabu 14/3/2018) pukul 7.00 wita, di rumah korban sendiri. '' korban merupakan anak terakhir dari 4 saudara pasangan almarhum Jamaludin (65) dan Habibah (55) asal dusun sambi kompo, desa adu, kecamatan huu'' Tuturnya.

Orang tua korban atas nama jamaludin sudah lebih dulu meninggalkan korban sejak setahun yang lalu. Jelas kades adu Burhan yang kepada media ini.

Pelajar di Dompu Tewas Usai Menenggak Racun Serangga
Kadaes Adu Burhanudin
Burhan menerangkan, Korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran sering dinasehati oleh orang tua dan keluarganya, untuk tidak bergaul membuang waktu begitu saja. ‘’ nasehat yang baik, cuman korbannya saja yang salah tangkap,  ya wajarkan orang tua, karena merasa khawatir dan takut anaknya ikut arus’’   

‘’ jangan sampai ikut arus teman, namanya juga cewe kan, itu saja gak ada yang lain’’ Imbuhnya.

Korban baru duduk dibangku sekolah menengah pertama (SMP) daerah kecamatan huu, kelas X. Sebelum tewas korban sempat menuliskan surat buat orang tua, keluarga, kakak, dan juga teman korban. Jelas burhan kepada wartadompu.com.

Peristiwa ini sangat memukul hati orang tua korban. Hesti nekat mencampurkan racun dengan air putih yang diaduknya dalam gelas di rumah korban sendiri.

Rohani (32)  yang datang kerumah korban  kaget melihat korban sudah tergeletak diruangan tamu rumahnya dengan mulut mengeluarkan busa.

Rohoni kemudian teriak memanggil orang tua korban, dan tetangga korban langsung membantu melarikan ke puskemas rasabou kecamatan huu. Terangnya.

Karena kondisi kritis, korban di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu, ditengah perjalanan menggunakan mobil ambulance milik puskesmas rasabou, korban menghembuskan nafas terkahirnya dalam perjalanan desa ranggo kecamatan pajo sekitar pukul 9.18 wita.

Pihak keluarga memutuskan hesti (korban) dibawa  di RSUD, namun tidak lama jasad korban dibawa pulanga keluarga, dikampung  kelahiran hesti di dusun sambi kompo, desa adu, kecamatan huu, kabupaten dompu.

Korban dikebumikan oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar pukul 9.00 wita. 

Korban dikenal pendiam dan tidak banyak bicara, gak suka banyak bicara dan jalan-jalan. pulang sekolah langsung dirumah nonton tv. '' Mungkin akibat sering dinasehati itu'' terangnya.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.