Gawat!! Samsudin Har, Sebut Dalam Beberapa Hari Kedapan Akan Ada Kelompok Masyarakat Yang Lebih Besar  Yang Akan Menggelar Aksi Bela HBY
Foto : Samsudin Har Saat diwawancarai di lokasi unjuk rasa solidaritas petani dompu bela HBY pagi tadi
WARTADOMPU.COM- Samsudin Har, saat diwawancarai wartadompu.com, usai mengikuti kegiatan unjuk rasa yang digelar oleh solidaritas petani dompu untuk HBY, kamis (8/3/18) pukul 11.14 wita pagi, mengatakan, terkait kasus kasus k2 dompu yang menyeret nama besar bupati dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin saat ini, itu murni dipaksakan. Ujarnya.

Terbukti dua lembaga hukum kejati sudah melakukan lima kali penolakan, kemudian polisi juga tidak mampu melengkapi berkas yang di tolak oleh kejati. ‘’ itu menandakan bahwa kasus k2 tidak cukup alat bukti yang kuat ‘’ jelasnya.

Terkait Gerakan yang dilakukan oleh solidaritas petani dompu untuk HBY, ia menuturkan, hendaknya itu menjadi inspirasi bagi pihak kepolisian untuk membuka mata, bahwa sesungguhnya proses hukum k2 di dompu, itu memang di dipaksakan. Kata Samsudin.

Inikan semacam, apa namanya, ada indikasi, bahwa terkesan dipaksakan kasus ini, maka tidak ada kata lain, SP3 seperti yang diharapkan oleh solidaritas petani dompu. tegas Samsudin saat diwawancarai wartadompu.com pagi tadi.

Kemudian terakhir, kata dia, dalam beberapa hari kedepan akan ada aksi yang lebih besar lagi dari dari sekelompok masyarakat petani dompu. ‘’ maka yang harus di kedepankan oleh kepihak kepolisian bagaimana menyelamatkan stabilitas daerah’’ tandasnya.

‘’Kalau saja memang kasus ini dipaksakan, bukan tidak mungkin akan menimbulkan instabilitas daerah nantinya’’ tukasnya.

Harapan tidak ada kata lain, polisi segera mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) Kasus K2 Dompu, karena tidak cukup alat bukti, Seperti yang diharapakan oleh solidaritas petani Dompu. Terangnya.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.