Sikap Ketua BEM UI Saat Banjir Tawaran
Ketua BEM UI 2018 Zaadit Taqwa Mahasiswa Yang Mengacungkan Kartu Kuning Ke Jokowi Dodo/wartadompu.com Selasa (6/2/2018)
WARTADOMPU.COM - Aksi Solo Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Zaadit Taqwa Menjadi  perbincangan hangat kalangan ilmiah kampus maupun kampung (masyarakat).

Tanpa terkecuali  datang dari masyarakat kabupaten dompu propinsi nusa tengara barat (NTB). yang mendukung Aksi tersebut.

Kartu kuning buat jokowi, sebuah pukulan telak yang harus diterima oleh seorang presiden, yang diacungkan oleh mahasiswa.

Sikap kritis yang dimliki oleh Ketua BEM UI ini, memantik aksi kartu kuning  di daerah lain.

Sesaat aksi berlangsung, banjir tawaran pun datang kepada Zaadit Taqwa, mulai dari tawaran Umroh, hingga  beasiswa ke luar negeri.

Namun tawaran tersebut di tolak secara halus oleh Zaadit karena masih banyak urusan BEM nya yang harus di selesaikan.

Selain itu, dia pun menolak saat jokowi dodo mengajaknya untuk meninjau secara langsung kondisi suku asmat di papua, yang terserang gizi buruk.

Ketua BEM UI Zaadit Taqwa menegaskan, pihaknya sudah berencana berangkat sendiri ke Kabupaten Asmat tanpa perlu bantuan Presiden Jokowi.

"Pertama, sebelum Pak Jokowi bilang akan ajak kami ke Asmat, kami sendiri sudah merencanakan berangkat ke sana. Nah, walaupun Pak Jokowi menawarkan bantuan pakai uangnya, kami tak mau,” kata Zaadit di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Senin (5/2/2018).

"Pemerintah punya uang, kenapa tak sekalian saja kirim ahli ke sana. Ada profesor, ada ahli-ahli, kenapa nggak duitnya buat mereka saja. Kenapa harus buat kami," ujar Zaadit.

"Ya, kami akan berangkat pakai cara kami sendiri, pakai uang kami sendiri, nggak pakai uang pemerintah," tukas Zaadit..

Zaadit belum bisa memastikan jadwal keberangkatan BEM UI ke Kabupaten Asmat. Kekinian, kata dia, BEM UI masih menggalang dana untuk keberangkatan.

Seperti yang diketahui, Kartu kuning itu diberikan kepada Jokowi sebagai peringatan atas isu-isu yang tengah berkembang saat ini, yaitu gizi buruk di Asmat, Pj gubernur dari kalangan Polri, serta soal Permenristekdikti tentang organisasi mahasiswa yang dinilai memberangus kegiatan mahasiswa.

Zaadit menuturkan, perwakilan mahasiswa Fakultas Kesehatan UI sudah berada di daerah suku Asmat untuk memberikan bantuan. BEM UI juga sudah berkoordinasi dengan FK UI.

"Ya, sampai sekarang kami juga lakukan penggalangan dana. Donasi untuk asmat. Kami mungkin akan bekerja sama dengan kampus, ada beberapa departemen. Tapi, teman-teman FK UI sudah dikirim ke sana,” tuturnya.
Ketua BEM UI  Zaadit Taqwa Saat Mengacungkan Kartu Kuning Ke Arah Jokowi Dodo

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.