WARTADOMPU.COM - Puluhan unit mesin pemotong padi di kabupaten dompu propinsi nusa tengara barat (NTB) dibiarkan mangkrak terbuka di halaman gudang milik Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Dompu.

Mangkraknya unit ini akibat tumpang tindih regulasi pusat dengan daerah, yang mengatur secara teknis biaya operasional mesin.

Sementara lain pihak, unit tersebut juga bisa digunakan oleh petani melalui pengajuan surat permohonan pinjam pake alat pertanian.


Puluhan Unit Mesin Pemotong Padi Dalam Kondisi Mangkrak

Akibat mangkraknya unit ini, diduga petani mengalami kerugian jutaan rupiah, lantaran menunggu juklak dan juknis dan juga pedoman umum (pidum) pemakaian.

Bolak-balik hingga menuai ketidakjelasan alasan pokok mangraknya unit milik petani ini di akibatkan oleh.


Pertama, Petani Yang ingin menggunakan alat tersebut harus melalui Surat permohonan ke dinas.

Kedua, Unit tersebut belum bisa  operasikan, Karena masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat.

Ketiga Anggaran maupun biaya operasional Tenaga Teknis Yang khusus Mengoperasikan Alat 

Keempat Menunggu Pedoman Umum (Pedum) Dari Pusat dan atau

Kelima Pihak Dinas Tengah menysun juklak dan juknis yang berkaitan dengan unit tersebut.

Gado-gado alias campur-campur sementara didalamnya ada jutaan petani yang menunggu pengoperasian unit tersebut dan puluhan tenaga yang sudah mahir menyetir unit tersebut.

Hingga berita ini di turunkan unit tersebut masih mangantri di halaman gudang milik distanbun kabupaten dompu, dan menjadi bahan pertanyaan   petani yang lewat ditempat tersebut.


-

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.