PPL Desa Mbuju Pura-pura Bingung, Usai Mengalihkan Pupuk Kelompok Tani
Safrin (Foto : wartadompu.com)
WARTADOMPU.COM- Safrin (25) Ketua Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Desa Mbuju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB), mengecam keras sikap tanpa kompromi yang dilakukan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Mbuju Kecamatan Kilo Damhuji, yang melakukan pengalihan pupuk kelompok tani tanpa melalui musyawarah kelompok.

 Tidak ada kesepakatan kelompok tani sawah terkait pengalihan pupuk bersubsidi jenis urea yang dilakukan oleh PLL Damhuji. '' langsung mengalihkan'' Terang Safrin.

Akibat pengalihan Pupuk kelompok milik petani lahan basah (sawah) ke petani lahan kering (jagung) petani mengalami kerugian, karena lain pihak mereka (petani sawah) membutuhkan pupuk tersebut. Jelasnya.

''Itu sudah tertuang dalam tabel jumlah pupuk yang alihkan oleh PPL''. Pungkasnya.

Keterangan Damhuji pada saat musyawarah kelompok tani di desa mbuju dusun mpolo kecamatan kilo kamis (15/2/2018) sekitar pukul 6. 40 wita mengatakan, dirinya tidak tau mengenai siapa yang melakukan pengalihan pupuk bersubsidi milik kelompok petani pengarap sawah jenis NPK tersebut. kata safrin sembari meniru kembali keterangan dari Damhuji PPL Desa Mbuju, Senin (19/2/2018) Pukul 18.20 Wita kepada wartadompu.com.

 Pengalihan pupuk kelompok petani sawah ke petani jagun, itu terjadi tahun ini 2018, Tuturnya.

Sehingga petani penggarap sawah hanya mendapatkan jatah pupuk bersubsidi jenis NPK  MT 1 dan MT 3, sedangkan MT 2 sudah di alihkan oleh PPL ke petani jagung lahan kering.


 Melihat fakta pengalihan pupuk kelompok tersebut,  saya pun menanyakan kepada pemilik UD  Sentya Makmur selaku Distributor, pemilik ibu syam, ia mengatakan '' Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Pupuk Bersubsidi kelompok tersebut di ajukan oleh PPL '' kata dia (ibu syam) Ujar safrin mengutip kembali pernyataan distributor pupuk kelompok tani di desa mbuju kecamatan kilo kepada wartadompu.com Senin (19/2/2018) Pukul 18.20 Wita.

Setelah saya lakukan konfirmasi kembali ke pihak  PPL belum lama ini kamis (15/2/2018)  kata dia '' saya petugas, hak saya yang melakukan penarikan dan pengalihan pupuk bersubsidi di tiap kelompok tani yang ada di desa mbuju dusun mpolo kecamatan kilo'' tegasnya Damhuji. yang dikutip oleh safrin  saat melakukan konfirmasi kepadanya.

'' keinginan masyarakat desa mbuju, PPL atas nama Damhuji untuk dipindahkan kedesa lain, karena kinerjanya  selama ini tidak efektif'' tegasnya.

Atas peristiwa ini lanjut dia, negara diduga mengalami kerugian sebesar Rp. 46.550.00 (Empat Puluh Enam Juta Lima Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah '' pungkasnya.

Sebelumnya kasus seperti ini juga terjadi pada tahun 2017 lalu, ungkap safrin menambahkan.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.