Petani Holtikultura Di Dompu Gagal Panen, Minta Distanbun Bantuan Bibit
Mahdon Petani Tanaman Holtikultura Desa Mbawi Kabupaten Dompu, Saat Menunjukan Daun Tomat yang Merah dan Buahnya Yang Busuk Rabu (7/2/18)

WARTADOMPU.COM- Gagal panen akibat mahalnya biaya untuk membeli Pupuk dan Obat-obatan, salah seorang Petani Tanaman Holtikultura di Desa Mbawi Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB) Minta Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu Bidang Tanaman Holtikultura berikan bantuan berupa bibit.

Hal ini di  sampaikan langsung oleh Petani Tanaman Holtikultura Desa Mbawi   Mahdon (45) saat ditemui di tempat lokasi pertanian miliknya belum lama ini oleh wartadompu.com Rabu (7/2/18) Pukul 14.21 Wita.

Mahdon mengatakan, Panen Tomat miliknya tahun ini, mengalami penurunan, hal ini kata dia, di sebabkan oleh mahalnya biaya perawatan tanaman, Akibatnya buah tomat yang di panennya pun menurun. Jelasnya.

Ia menerangkan, meski panen gagal, bukan berarti tidak dipanen sama sekali, cuman sedikit, gak seperti tahun lalu. Jelasnya.

Mahdon pun banyak bercerita mengenai suka dukanya menjadi petani yang semuanya itu membutuhkan pengorbanan. '' Kadang rejeki itu datangnya berlimpah kadang tidak, namun dibalik semua itu disyukuri saja, karena semuanya atas kehendak Allah '' Tutur mahdon sembari menundukan kepalanya ke tanah.

Ia pun berharap besar kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu dalam hal ini Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, untuk memonitoring kegiatan bertaninya di desa mbawi yang saat ini membutuhkan perhatian dari pemerintah.
'' Mudah-mudahan, usaha pertanian tanaman holtikultura saya ini, dapat di lirik oleh pemerintah, mengingat biaya beli obat yang mahal saat ini ''. Ujarnya.

Kepada wartadompu.com, ia pun menceritakan pengalaman bertaninya untuk anak-anaknya. '' semua usaha ini untuk kebutuhan biaya sekolah anak, yang saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi  di salah satu Universitas luar daerah, lainnya lagi masih duduk dibangku SD, SMP dan SMA'' Sebut Mahdon sesekali kembali terlihat diraut wajahnya sedih.

Mahdon pun menunjukan tanaman tomatnya yang  busuk dengan daun yang terlihat merah, menandakan tidak produktif atau gagal panen.


Kendati gagal ia tidak pernah patah semangat untuk bertani, sampai membuatkan bedengan baru tempat menanam kembali Pohon Tomat dan Juga Kacang Panjang.
Untuk saat ini saya tengah menggarap bedengan baru, nih bedengan saya, menunjukan kepada wartadompu.com.

persiapan tanam tomat lagi, mudah-mudahan rejeki berlimpah, kalaupun ada bantuan bibit dari Distanbun, bersyukur sekali. kata dia, sambil tersenyum setelah lelah menceritakan kisah hidupnya menjadi petani kepada Media Ini.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.