Pembangunan DAM Rababaka Kompleks Di Demo Masyarakat Dompu
Abas Massa Aksi Saat di Amankan Petugas Mapolres Dompu, Karena Melempar Kaca DPR Hingga Pecah Senin (5/2/18) (Foto Screnshoot /wartadompu.com)
WARTADOMPU.COM- Puluhan Masyarakat Yang Tergabung Dalam Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi (AMAPETRA) melakukan Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB).

 Mereka Mendesak  Pelaksana Pembangunan Mega Proyek 1 Triliun DAM Rababaka Kompleks dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tengara I Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB) untuk memberikan Data  Kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) kegiatan.

Mega Proyek yang menelan Anggaran 1 Triliun ini,  oleh mereka (Demonstran) diragukan Pelaksanaanya Terutama Mengenai Ketentuan Izin Kegiatan Lingkungan Hidup (LH), dan Izin Penggunaan Kawasan Hutan.

Salah Seorang Orator Triping Alias Yakub, mengatakan Di duga Pembangunan Mega Proyek 1 M, DAM Rababaka Kompleks di Dompu tidak sesuai prosedur. '' Pertanyaanya adalah, apakah Proyek tersebut sudah melakukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) atau belum? sampai hari ini tegas Triping, Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tengara I NTB, belum bisa menunjukan hasil dokumen AMDAL yang diminta'' Ujarnya.

Proyek tersebut di khawatirkan akan menenggelamkan Ribuan Rumah dan Masyarakat di dalamnya bila tidak diawali dengan kajian AMDAL.'' Manfaat AMDAL bagai Masyarakat, mereka harus mengetahui sejak dari awal dampak dari suatu kegiatan.  Melaksanakan dan menjalankan kontrol.  Terlibat pada proses pengambilan keputusan'' Jelas Triping.

Tuntutan kami melalui Aksi ini, lanjut dia, menanyakan hasil penelitian dan rencana kegiatan. Menanyakan Izin Penggunaan Kawasan Hutan dan Hasil Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL yang dibuat oleh perusahaan, yang kesemuanya itu merupakan pengejewantahan dari masyarakat selaku pengambil keputusan terhadap sebuah kegiatan yang wajib AMDAL. Terangnya.

Seperti yang diketahui, DAM Rabaka Kompleks meruapak DAM Terbesar di NTB, yang mencakup Bendungan Tanju dan Mila dengan sistim trowongan.

Yang mengairi sawah seluas 4.039 ha sawah, kebutuhan air bersih dan keperluan listrik bagi 100.000 penduduk.

Bendungan Tanju dan Mila merupakan paket bendungan terintegrasi dan pengoperasiannya di lakukan secara paralel yang berbeda dengan bendungan pada umumnya yang pengoperasiannya di lakukan secara mandiri.

Yang dimenangkan oleh PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya selaku kontraktor pemenang tender dan  PT Hutama Karya.

Trowongan Bendungan Mila dibangun sepanjang 666 meter yang memiliki tampungan 6 juta m3, dengan output kecepatan keterisian 1,2 m3/detik dan terowongan bendungan Tanju sepanjang 1,7 km yang akan membawa air dengan kecepatan 1,9 m3/s ke bendungan Tanju. Yang sudah diresmikan belum lama ini di Dompu Nusa Tengara Barat (NTB).


Aksi Ricuh Permintaan Dokumen AMDAL berakhir dengan Pelemparan Kaca Depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dompu oleh salah seorang massa aksi bernama Abas.



Pelemparan di picu lantaran massa yang kesal Perwakilan DPR Dompu yang mereka temui tidak ada satupun di kantor.

Massa yang terus berorasi ditengah teriknya matahari yang panas meminta DPR menanggapi, tak kunjung hadir menemui, massa pun melempar kaca Jendela nya dengan batu hingga pecah.


Satu orang masa aksi Abas, ditangkap dan ditahan di polres dompu untuk dimintai keterangan, sementara pendemo lainnya berusaha mengahalau tangan polisi dari abas.

Akibat kalah jumlah, satu pendemo diringkus polisi. tidak lama setelah dimintai keterangan di pulangkan.


Beruntung dalam aksi tersebut pendemo langsung ditemui oleh  satu anggota dewan yang tersisa, yaitu Ikhwayudin, AK.  Wakil Ketua DPR.

Kepadanya pendemo menyampaikan tuntutan, hingga akan ada pertemuan susulan berikutnya Senin (26/2/18).

Hingga berita ini diturunkan, Dokumen AMDAL yang diminta oleh Pendemo belum di serahkan oleh BWS Nusa Tengara I NTB. Senin  (5/2/18) Pukul 10.00 Wita dikantor DPR Dompu.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.