Gedung Lama Pemkab Dompu Terkesan Kumuh, Gediung Pencakar Langit Selesai Di Bangun
Foto Wartadompu.com (5/1/2018) Pukul 10.21 Wita Saat Mengjungi Pemkab Dompu
WARTADOMPU.COM- Gedung lama kantor bupati dompu kumuh, pasca pembangunan gedung baru '' Paruga Parenta Dana Nggahi Rawi Pahu '' selesai dibangun, banyak kantor lama yang tidak berfungsi.

Deretan kantor yang masih terlihat kumuh ini sebagian terlihat sudah reok, lantaran tidak lazim digunakan sebagai sarana pelayanan public.

Belum diketahui rencana pembangunan gedung berikutnya, yang persis berada di belakang gedung paruga parenta dana nggahi rawi pahu kabupaten dompu.


Gedung Pencakar Langit Paruga Parenta Dana Naggahi Rawi Pahu Selesai Di Bangun/Foto Wartadompu.com (5/1/2018) Pukul 10.21 Wita Saat Mengjungi Pemkab Dompu


menempati gedung baru, nampak puluhan pegawai honorer daerah maupun pegawai negeri sipil (PNS) dan juga pejabat eselon dan asisten maupun sekertaris daerah senyum sumringah.

mereka terlihat energik dan senang disaat mengenakan baju seragam keki hari pertama masuk kantor,  ditambah gedung baru dengan fasilitas Ac menambah semangat pelayanan  mereka kepada masyarakat.

Gedung baru Paruga Parenta Dana Nggahi Rawi Pahu pasca selesai dibangu, kini di isi oleh ratusan pegawai pemkab dompu.

Tidak jarang, guyon dan canda tawa mereka di sela jam kerja tidak ada terlihat akur. Wangi tembok cat gedung baru semerbah wangi bunga mawar, menambah semangat honor daerah dan juga pejabat tinggi lainnya melayani masyarakat.

kendati demikian, terlihat honor daerah yang sibuk kumpul  di pelataran parkir motor dan mobil, di luar, sambil senyum sumringah, duga mereka ingin pulang belum bel pulang.

Kini HBY tinggal menghitung tahun, jabatan public yang diembaninya saat ini telah di torehkan untuk masyarakat dompu.

Sejumlah prestasi dan kemajuan di raih menglir deras di bumi nggahi rawi pahu.

Jagung merah telah menjadi kebanggaan petani dan juga daerah, investor berlomba-lomba datang menanam saham di dompu.

Sejumlah pabrik besar jagung, tebu dan pertambangan berdiri di dompu, sementara belum lama ini atau tepatnya senin (29/01/2018) harian wartadompu com secara maraton mengabarkan kepada publik bahwa sebanyak 807 hektar jagung petani di 5 kecamatan di dompu rusak parah, sedang ringan namun tetap tidak mampu diselamatkan.

Berita Update selanjutnya, diduga data Distanbun kurang akurat, dengan alasan hanya 5 kecamatan sampel yang dimabil sebagai acuan data kerusakan jagung akibat angin.

Sementara di 3 kecamatan lainnya seperti kempo, huu dan pekat di duga belum terdata, lantaran petugas UPDT-BPP dan PPL setempat diduga tidur di saat angin kencang menghantam ribuan jagung petani dompu.

Akibatnya, prediksi awal tahun 2018 masa panen raya jagung petani dompu menurun.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.