Empat Pelaku Pencurian Besi Asal Dompu di Desa Pidang Sumbawa  Diamuk Masa, Satu Kritis
Tiga dari Empat Pelaku Pencurian Besi Pembatas Jalan di Desa Pidang Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa Yang di Amankan oleh Petugas Kepolisian Rabu (24/2/2018)
SUMBAWA,WARTADOMPU.COM- Empat Pelaku Terduga Pencurian Besi Gadril atau Besi Pembatas Jalan diamuk masa di Desa Pidang, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB).

Keempat pelaku berasal dari Dompu, masing-masing berinisial MS (28) Warga Kelurahan Monta Baru Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, DI (29) Dusun Donggoana Kelurahan Monta Baru Kecamatan Woja kabupaten Dompu, AR (22) Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, dan AS (40) Warga Kelurahan Kandai Dua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

Mereka ditangkap oleh petugas kepolisian kecamatan tarano kabupaten sumbawa, usai dipergoki oleh masyarakat karena diduga melakukan pencurian besi gadril/besi pembatas jalan di km 120 desa pidang kecamatan tarano kabupaten sumbawa sabtu (24/22018) sekira pukul 21.10 wita.

Ditangan pelaku, petugas menyita 19 buah besi gadril dengan ukuran 2 meter, 7 buah besi gadril dengan ukuran 40 centimeter, 4 buah besi gadril bergelombang dengan ukuran 40 centimeter, 1 buah penggali berganggang dari kayu, dan 1 unit mobil jenis Carry warna hitam Nopol EA 8250 LZ yang digunakan oleh pelaku untuk mencuri.

Selanjuntnya pelaku dengan barang bukti kini diserahkan oleh petugas kepolisian polsek empang ke Reskrim Sumbawa.

Terungkapnya kasus pencurian gadril di desa pidang, kecamatan tarano, kabupaten sumbawa, berawal dari sering hilangnya besi gadril sepanjang jalan, mulai dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) desa pidang, hingga diperbatasan kecamatan tarano dengan kabupaten dompu.

Irham (43) Juru Jalan Warga RT/RW 010/05 Dusun Labuan Liang Desa Labuan Jambu Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa-NTB. Melaporkan Peristiwa tersebut Kepolsek Empang Tentang Kejadian Peristiwa Tindak Pidana Pencurian Besi Gadril/Besi Pembatas Jalan.

Laporan Polisi LP/11/II/2018/SPKT Sek Empang Tanggal 24 Februari 2018. Tempat Kejadian Perkara (TKP) KM 120 Desa Pidang Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa-NTB.

Rupanya Aksi kawanan spesialis pencurian besi ini diintip oleh masyarakat desa pidang kecamatan tarano kabupaten sumbawa.

Satu dari empat kawanan pencurian besi, inisial AS yang diduga otak pencurian berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dompu kritis akibat luka dikepalanya mengeluarkan darah begitu banyak.

Kepala AS robek, Sementara tiga pelaku lainnya, tidak luput dari amukan kemarahan masa.


Kronologis
Pada hari sabtu (24/2/2018) sekitar pukul 21.00 wita, Kanit IK Polsek Empang, Bripka Dedi Irwansyah mendapatkan informasi melalui telepon genggamnya dari warga masyarakat desa pidang atas nama Sukardin.

Sukardin melaporkan terkait aksi pencurian besi gadril, yang dilakukan oleh empat kawanan pencurian besi didesa pidang kecamatan tarano.

Selanjutnya, Kanit IK Polsek Empang, Bripka Dedi Irwansyah menghubungi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Aipda I Ketut Artana Lewat Hand Phone Genggam Miliknya. Untuk melaporkan kejadian yang dilaporkan oleh Sukardin.

Sekitar Pukul 21.15 Wita, 6 (Enam) orang anggota Polsek Empang, yang dipimpin oleh KSPKT Ipda Ketut Artana, bergegas menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) menggunakan kendaraan patroli jenis Renger.

Sekitar pukul 21.10 wita, Kanit Kapolsek Empang kembali mendapatkan informasi dari masyarakat desa pidang atas nama Sukardin memberitahukan bahwa '' Para terduga pelaku sudah kami tangkap, di mohon kepada polisi agar segera menjemput para terduga pelaku pencurian '' Ucap Sukrin melalui sambungan telepon dengan kanit kapolsek empang, yang di kutip oleh wartadompu.com

'' Tiba di TKP para terduga pelaku sudah ditangkap oleh masyarakat desa pidang kecamatan tarano, dalam keadaan luka-luka akibat dipukul oleh masa ''

'' Kemudian pelaku kami evakuasi dan dilarikan kerumah sakit ke puskemas kecamatan tarano untuk di obati ''

Pukul 23.45 wita, para terduga pelaku pencurian, berikut barang bukti (BB) yang diamankan dari tangan mereka, dibawa ke Reskrim Sumbawa.

Terduga pelaku atas nama AS kami rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa dengan menggunakan Mobil Ambulance Milik Puskesmas Tarano Kabupaten Sumbawa.

Dalam Aksinya, para terduga mengambil besi dengan cara menggali, kemudian besi gadril/besi pembatas jalan dijual ke dompu untuk dibuatkan sasis mobil.

'' Para terduga pelaku sudah sering melakukan aksinya disepanjang jalan yang sepih, dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga sampai keperbatasan kecamatan tarano dan kabupaten dompu.

Aksi penccurian rupanya sudah diintip oleh masyarakat desa pidang.

Atas kejadian tersebut, menurut pelapor bahwa pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengalami kerugian sekitar Rp. 11.000.000 (sebelas juta rupiah). Ucap Kanit Polsek Empang Bripka Dedi Irwansyah dalam keterangan tertulisnya yang diterima oleh Wartawan Wartadompu.com Minggu (25/2/2018) Pukul 05.19 Wita.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tiga pelaku kini diamankan di polres sumbawa propinsi nusa tengara barat (NTB) dengan sejumlah barang bukti yang disita oleh petugas dari tangan mereka.

Sementara satu pelaku lainya AS kini di rawat di RSUD Sumbawa akibat luka dikepalanya, hingga kritis.

Keempat pelaku diancam dengan pidana pencurian lebih kurang 7 tahun penjara. (SD)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.