Terkait Tambang Di Dompu Di Duga Banyak Yang Bermasalah
Lokasi WP Tambang Pasir Besi Kecamatan Pekat yang di Duga di Eksploitasi secara  Rekanan Oleh Perusahaan Tambang Pasir Besi Yang Masuk di Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu
WARTADOMPU.COM -  Secara garis besar, Pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan dan pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan pascatambang.

Namun belakangan diketahui, Puluhan pertambangan yang masuk di kabupaten dompu propinsi nusa tengara barat (NTB) di duga bermasalah.

Belum lama ini, Aktivis ICACI Dompu Arujin, kepada wartadompu.com mengatakan hasil investigasi nya di wilayah pertambangan pasir  besi kecamatan pekat, ia menyebutkan ada dugaan unsur pidana yang dilanggar oleh perusahaan.

Atas kegiatan eksploitasi material pasir besi di kecamatan pekat kata dia,  perusahaan di duga telah melanggar ketentuan Undang-undang No. 4 Tahun 2009 Tentang Minerba.

Dijelaskan olehnya, pidana di pasal 161 UU Minerba, menyatakan, Setiap orang atau pemegang IUP Operasi Produksi atau IUPK Operasi Produksi yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan pemurnian, pengangkutan, penjualan mineral dan batubara yang bukan dari pemegang IUP, IUPK, atau izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37, Pasal 40 ayat (3), Pasal 43 ayat (2), Pasal 48, Pasal 67 ayat (1), Pasal 74 ayat (1), Pasal 81 ayat (2), Pasal 103 ayat (2), Pasal 104 ayat (3), atau Pasal 105 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

Selain itu ujar dia, perusahaan di duga    tidak memiiki  kepala tehnik tambang (KTT).

Beberapa perusahaan tambang pasir besi yang kini tengah beroperasi dikecamatan pekat sebut dia, Timur Raya Mas (TMR) Bima Mineral Indonesia (BMI) dan perusahaan Tambang BMKJ. Ungkapnya.

Dari tiga perusahaan tersebut, lanjut dia, baru dua yang memiliki izin produksi. Terang Arujin kepada wartadompu.com belum lama ini dijalan lintas sumbawa kelurahan simpasai kecamatan woja kabupaten dompu propinsi nusa tengara barat (NTB).

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.