Pelaku Pemerkosa Usai ditangkap Oleh Petugas Kepolisian Polsek Manggelewa di Sebuah Kebun Di Desa Anamina Kecamatan Manggelewa Kamis, (25/01/2018)
WARTADOMPU.COM - Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB).

Seorang anak bernama bunga (16) bukan nama sebenarnya, Warga Desa Anamina Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB).jadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh Jaham (30) juga bukan nama sebenarnya, Warga yang sama, Desa Anamina Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu.

Kejadian berawal dari bunga yang sering ditinggal sendiri oleh kedua orang tuanya di rumah karena sibuk mengurus ladang jagungnya di kebun.

Korban yang sering ditinggal sendirian oleh ibunnya di rumah, jadi korban pelampiasan nafsu bejat jaham (pelaku) tiap malam.

Bunga yang baru duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas 1 di sebuah sekolah di kecamatan manggelewa kabupaten dompu ini, diduga diperkosa sebanyak 6 kali oleh Pelaku yang tidak lain adalah suami dari adik ibu korban.

Pemerkosaan pertama terjadi tanggal 12 september 2017. Korban yang saat itu usai pulang sekolah dan hendak mengganti bajunya dalam kamar miliknya, tiba-tiba dikejutkan dengan munculnya pelaku dari belakangnya.

Pelaku masuk dari awal di rumah korban, dan menyusup ke kamar bunga lalu memeluk dan menciumnya. korban pun berontak, karena dibawah tekanan dan ancaman pelaku yang menancapkan sebilah pisau (golok) keleher korban. korban pun tidak berdaya. Pada saat itu juga, kehormatannya direnggut oleh pelaku.

Pelaku sendiri di mintai oleh pihak keluarga korban di hukum mati dan dikebiri sesuai perlakuannya. Hukuman kebiri ini dimaksud untuk mematikan nafsu bejatnya, jangan sampai terulang kembali di tahun berikutnya setelah pelaku bebas.'' ia jaham memperkosanya sebanyak 6 kali, saya minta pelaku dihukum seberat mungkin bila perlu hukuman matikan persaannya (kebiri)'' tegas Mahdin pria yang akrab dipanggil Bob desa anamina kecamatan manggelewa kamis (25/01/2018) saat membawa dua orang saksi di Polres Dompu pukul 17.03 wita sore. Keapad wartadompu.com.

Bunga (16) Yang Diduga Korban Pemerkosaan Desa Anamina Kecamatan Manggelewa/ Foto : Wartadompu.com
Karena dibawah ancaman pelaku, korban tidak memberanikan diri memberitahukan kepada kedua orang tua dan juga keluarganya, terkuaknya kasus ini setelah ibu korban melihat baju yang dikenakan korban robek.

Kepada orang tua korban menceritakan semua peristiwa yang di alaminya, dan langsung melaporkan kepada Polsek Manggelewa Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tengara Barat.

Dihadapan petugas korban mengaku telah diperkosa oleh janam (pelaku) sebanyak 6 kali, yang dihitung sejak tanggal  12 september 2017.

Tidak lama kemudian laporan diterima, Petugas kepolisian polsek manggelewa langsung menangkap korban disalah satu kebun di desa anamina kecamatan manggelewa Kamis (25/01/2018) pukul 10.00 wita pagi.

Tampak dalam gambar pelaku babak belur hingga muka mengeluarkan darah, aksi penangkapan ini berkat kerja sama petugas dan masyarakat.

Hingga berita ini di turunkan, pelaku sudah diamankan di polres dompu untuk dimintai keterangan, sementara korban dibawa kerumah sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Dompu untuk dilakukan Visum. Pihak keluarga  meminta pelaku di hukum mati atau dikebiri.

Pelaku diduga telah melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Dengan Ancaman Penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). dan Pasal 285 KUHP Pidana Penjara 9 Tahun.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.