Izin Pertambangan Rakyat Pasir Besi Di Kecamatan Pekat, Arujin Sebut  Di Duga Bermasalah Dan Hanya Sebuah Nama
Arujin Icaci saat menjelaskan aktivitas pengambilan dan pengangkutan pasir besi dikecamatan pekat yang sudah di tandai police line Sabtu (13/01/2018)
WARTADOMPU.COM- Marakanya aktivitas kegiatan pertambangan pasir besi yang masuk di kecamatan pekat kabupaten dompu propinsi nusa tengara barat (NTB), menyisahkan dugaan kerugian besar bagi daerah dan negara.

Aktivis Independent Commission Against Corruption (ICACI) Dompu, Arujin mengatakan adapun kerugian negara yang di timbulkan dari  aktivitas kegiatan eksplorasi dan eksploitasi pasir besi di kecamatan pekat saat ini mencapai ratusan juta rupiah. 

wilayah pertambangan yang sudah di beri police line, oleh petugas polres dompu masih saja di pakai untuk pengambilan material pasir besi di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) Tambang pasir besi kecamatan pekat.

Yang menjadi masalah besar itu, Wilayah Izin Pertambangan Rakyat (WIPR) Tambora hanya sebuah nama saja, tidak ada masyarakat yang bekerja di tempat itu, malah yang terlihat adalah aktivitas bongkar muat pasir besi melalui kapal laut.

Perlu dipertanyakan itu alat, truck dan kapal milik siapa di lokasi? wp pasir besi dalam posisi polici line  sampai putus.

 untuk itu saya minta pihak polres dompu beserta penyidik untuk mengungkap dugaan kejahatan koorporasi iini.

Beberapa perusahaan pasir besi yang masuk di kecamatan pekat saat ini, sebut dia yaitu, Bima Mineral Indonesia (BMI) Timur Raya Mas (TMR) dan yang baru lagi adalah BMKJ.

Dari tiga perusahaan yang di sebut, yang memiliki izin oprasi produksi  di duga baru dua perusahaan pasir besi.

Selain izin kata dia, perusahaan di duga tidak memiliki Tenaga Teknis Pertambangan atau kepala tehnik tambangnya.

Kemudian dari pada itu, pada kesempatan ini, saya ingin menginformasikan kepada mapolres dompu, bahwa garis polisi yang dipasang di lokasi sudah putus.

Saking mafianya mereka ujar  dia, tidak menghargai proses hukum yang tengah dijalankan oleh mapolres dompu saat ini.

Harapan saya, bagaimana pemerintah kabupaten dompu menuntaskan masalah ini, secara seksama dibawah forum komunikasi pimpinan daerah kabupaten dompu (FKPD).

Saya khawatir kasus pasir besi di kecamatan pekat mirip kasus lumajang jawa timur yang merenggut nyawa aktivis kancil tahun lalu. 

Karena Izin Pertambangan pasir besi dikecamatan pekat di duga bermasalah dan hanya sebuah nama saja. sebut  Arujin kepada wartadompu.com sabtu (13/01/22018) pukul 12.17 wita.

Aktivitas pegangkutan pasir besi di dergama kecamatan pekat
Lokasi IPR Pasir Besi Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB)

WP Pasir Besi Kecamatan Pekat yang di Police Line Oleh Mapolres Dompu

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.