Distanbun Dompu Di Duga Gagal Ciptakan Irigasi Petani
Genangan Air Banjir Dari Atas Gunung Yang Meluap Masuk Ke Area Persawahan Petani Desa Kwangko Sabtu (28/01/2018)
WARTADOMPU.COM - Sebuah lahan pertanian harus memiliki sarana irigasi yang memadai demi terwujudnya indonesia yang berswasembada pangan. Irigasi berfungsi sebagai sarana penyediaan air pertanian masyarakat,  pengaturan, sampai pembuangan.

Di Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB) irigasi kerap menjadi masalah serius bagi petani, mulai dari ambruknya irigasi yang merugikan petani, sampai belum tersedianya sarana irigasi pembuangan air banjir yang kerap menggenangi sawah petani.

Salah satunya adalah Lahan Pertanian So '' Karebe '' Desa Kwangko Dusun Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB) yang belum di buatkan sarana pengairan yang berupa irigasi, untuk pengaturan  air persawahan petani di desa tersebut.

Akibat tidak adanya irigasi yang dibangun, air banjir dari atas gunung meluap masuk kesawah masyarakat. Sehingga mengakibatkan petani khawatir.

Padahal dilokasi tersebut, pihak Dinas Pertanian Dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Dompu, sering melakukan survey di tempat tersebut, namun sampai hari ini belum kunjung di bangun.

Salah seorang petani yang tidak mau di sebutkan namanya, kepada wartadompu.com Minggu (28/01/2018) Pukul 9.17 Wita di lokasi pertanian So '' Karebe'' Desa Kwangko, ia mengaku kecewa berat, dengan istilah politik zaman now, yang di duga tebang pilih.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang katanya menjadi garda terdepan dalam mewakili rakyat, khususnya Daerah Pemilihan (DAPIL) III kecamatan manggelewa, kini perlahan dianggap tidak ada.

Kebanyakan janji membuat petani sakit hati dan tidak akan mengulangi lagi kecelakaan akibat salah pilih oleh mereka.

 Tidak hanya DPR Dapil III, Distanbun pun tidak luput dari cercaan karena sering melakukan survey di lokasi tersebut namun tak kunjung ada hasilnya '' Nol ''. tegas masyarakat.

So Karembe yang lausnya ratusan hektar ini, terletak di Dusun Kwangko Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu, 1 meter sebelah kiri dari arah dompu, 3 meter sebelah kanan dari arah sumbawa.

Setiap kali hujan turun, selalu menjadi langganan banjir bandang yang turun dari atas gunung yang tidak jauh dari lokasi pertanian warga lebih kurang 10 meter.

Air banjir meluap masuk ke area persawahan masyarakat, tidak bisa di bendung, akibatnya banyak petani yang diduga rugi, dan kecewa lantaran tidak ada irigasi yang mengatur pembuangan air.

Dari informasi yang di himpun, sebelumnya, di lokasi pertanian tersebut, sudah dibuatkan saluaran pembuangan air (Drainasse) irigasi, yang menggunakan anggaran ADD/DD tahun 2016/2017 sepanjang 300 meter yang terletak di sebelah kanan luar areal pertanian warga.

Pembangunan itu efektif, karena jangkauan sumber banjir yang bercabang-cabang,rencana petani ingin membangun irigasi ditengah pematangan sawah untuk mengurai air banjir yang menggenangi sawah petani.


Ilustrasi Sistim Pengairan Dalam Bentuk Irigasi Yang di inginkan Oleh Petani Desa Kwangko Sabtu (28/01/2018)

Kepada Pemerintah Kabupaten Dompu, dalam hal ini Distanbun Kabupaten Dompu,  masyarakat petani menaruh harapan besar di tahun 2018, agar dibuatkan sistim pengairan air yang berupa irigasi di tengah pematangan sawah milik petani desa kwangko.

Permintaan ini menyusul situasi kritis wilayah tersebut yang sering kebanjiran akibat gunung diatasnya sudah gundul, sehingga mengakibatkan lahan pertanian dibawahnya hancur.

Adapun panjang irigasi  berada ditengah pematangan sawah lebih kurang 1.5 km. ujar Petani kepada wartadompu.com Sabtu (28/01/018) Pukul 9. 17 Wita di lokasi pertanian so '' karebe'' desa kwangko kecamatan manggelewa kabupaten dompu-NTB.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.