Puluhan Pelajar Dari Berbagai Jenjang Pendidikan Sekolah Di Kabupaten Dompu Tengah Serius Mengikuti Kegiatan Pendidikan Bahasa Inggris Yang Di Selenggarakan Oleh Yayasan We Save Dompu/Foto Wartadompu.com

Di Dompu Kursus Bahasa Inggris Di Bayar Dengan Sampah
Murid We SAVE Dompu Berpose Usai Mengumpulkan Sampah Untuk Di Angkut Dengan Menggunakan Mobil Pick Up/Foto Wartadompu.com
 WARTADOMPU.COM - English Language Courses atau kursus bahasa inggris di Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB) di bayar dengan sampah.

Hal tersebut  disampaikan langsung oleh Ketua Social And Health Care Yayasan We Save Kabupaten Dompu Ismail yang sekaligus Menjabat Sebagai Dewan Suro Yayasan We Save Dompu,  Minggu (28/01/2018) Pukul 18.43 Wita Malam kepada wartadompu.com.

Ia menerangkan, Kursus Bahasa Inggris yang dibayar dengan sampah ini kata dia, telah berhasil memberikan dampak Positive untuk meminimalis pembuangan sampah sembarangan oleh masyarakat.


Murid We SAVE Dompu Saat mengikuti Kursus Bahasa Inggris/Foto Wartadompu.com
Lewat Kursus dibayar dengan sampah ini ''Yayasan We Save Dompu ''  telah memberikan pelajaran langsung kepada mereka (siswa) untuk menjaga Lingkungan agar tetap bersih. Ujarnya.

Dalam Sebulan, jumlah   Sampah yang terkumpul bisa mencapai 2 Ton itupun relatif, sampah yang terkumpul kami cacah dengan menggunakan mesin pencacah sampah. '' Hasil dari sampah itu, kami gunakan untuk melakukan kegiatan Sosial, seperti biaya untuk membewa, pasien tidak mampu berobat keluar daerah (bali), biaya mengurus anak yatim di panti asuhan kami bangun, dan biaya kursus  bahasa inggiris dan juga komputer'' jelasnya.

Ditanya mengenai sumber pencarian sampah, ismail menjawab, ''bisa dari desa ranggo kecamatan dompu, dan juga dari acara nikah orang, sekolah, jalan raya, bahkan di pasar.  Satu murid bisa membawa 100 botol plastik sampah  saat datang kursus bahasa inggris'' tuturnya.

Sampah Yang Terkumpul Di Desa Ranggo  Kemudian Di Angkut Untuk Di Cacah Oleh Mesin Pencacah Sampah/Foto Wartadompu.com

Saat ini kata dia, lebih kurang sekitar 400 siswa yang kami ajarkan untuk kursus bahasa inggris dan juga komputer, yang tersebar di beberapa desa dan sekolah.

Kegiatan ini sudah dibangun sejak 4 tahun yang lalu. '' karena  bersifat relatif,  seiring berjalannya waktu, alhamdulillah siswa yang datang tambah banyak. ujar ismail.


Semoga kedapan Kita semua mampu memberikan dampak Positive yang lebih besar bagi kecerdasan generasi dan juga  masyarakat yang ada di kabupaten dompu propinsi nusa tengara barat (NTB) Tutup Ketua Social And Health Care Yayasan We Save Kabupaten Dompu Ismail yang sekaligus Menjabat Sebagai Dewan Suro Yayasan We Save Dompu,  Minggu (28/01/2018) Pukul 18.43 Wita Malam kepada wartadompu.com.
Pengurus Yayasan WE SAVE Dompu /Foto Wartadompu.com

 Ketua Social And Health Care Yayasan We Save Kabupaten Dompu Ismail tengah bersama anak Yatim Piatu   Minggu (28/01/2018)

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.