Al Fauzi Rahmat, Putra Daerah Yang Berhasil Mengenyam Pendidikan Tinggi  Di Negeri "Gadjah Putih"
Alfauzi Rahmat Rabu (24/01/2018) (Foto : wartadompu.com)
WARTADOMPU.COM - Alfauzi Rahmat Seorang Pemuda (21) Asal Monta Baru RT/RW 005/004 Lingkukungan  II, Kelurahan Montabaru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tengara Barat (NTB), tengah sukses melanjutkan studi nya selama 1 (satu) semester di salah satu kampus terkenal yang berada di Provinsi Chiang Mai, Thailand, yaitu Maejo University, pada program studi Political Science, School of Administrative Studies.


Alfar atau Fauzi yang akrab di panggil oleh teman kampusnya, sebelumnya adalah mahasiswa aktif S1 pada program studi Ilmu Pemerintahan kelas Internasional (International Program of Government Affairs and Administration atau IGOV) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Kepada wartadompu.com ia berbagi kisah  terkait bagaimana dirinya  bisa berhasil lolos kuliah di negeri “Gadjah Putih” tersebut yang tentu prosesnya tidaklah mudah, bagi seorang pemuda sekelas dirinya.

Ia mengatakan, berkat tekadnya yang kuat, mulai dari tahap seleksi pemberkasan, wawancara sampai persiapan keberangkatan (PK) pada bulan Oktober dan November 2017 lalu, sehingga Alhamdulillah saya diterima di Maejo University.



International Square Of Maejo Universit/Foto Wartadompu.com



     ‘’ Saya memilih Thailand karena negara Thailand ini merupakan salah satu negara di ASIA Tenggara yang telah berhasil mengelola komoditas pertaniannya (Padi) menduduki posisi nomor 2 di dunia setelah negara India dalam melakukan kegiatan ekspor’’ Ujarnya.

Selanjutnya pada sector pariwisata, kata dia, Thailand denga segala daya Tarik wisatanya mampu menarik tourist manca-negara sebanyak 32 juta pada tahun 2016.

‘’ Berangkat dari keinginan untuk belajar, mengenal, memahami dan mendalami lebih jauh terkait berbagai strategi pemerintah dalam mengelola Negara emnjadi maju,  hal  tersebutlah yang mengantarkan saya untuk bisa kuliah di sini ‘’ kisahnya.

Mata kuliah yang ditempuh disini tidak jauh berbeda dengan mata kuliah di Universitas asal (UMY). ‘’ belajar mengenai pemerintahan dan politik yang sesuai dengan negara tempat saya belajar yaitu Thailand’’.

 Hal tersebut berguna bagi diri saya dalam menunjang akademik dibidang ilmu pemerintahan dan ilmu politik. Selain itu, saya diberikan kesempatan oleh Maejo University untuk mengunjungi berbagai tempat di Thailand dengan tujuan mendapatkan pemahaman lebih dalam terkait apa yang dipelajari dikelas. Jelasnya.

Farm House at Bann Suan Suk Jai di Provinsi Lamphun, Visits Student Museums di Kota Tua Provinsi Chiang Mai, Learning The Buddhist Religions di Mahachula University/Foto : wartadompu.com
       
‘’ Sekarang saya belajar di Maejo University telah masuk bulan ke-2. Negara yang dijuluki “Gadjah Putih” ini menjadi saksi atas keberhasilan dalam meraih impian dan mimpi saya untuk kuliah keluar negeri’’ pungkasnya. 

 Untuk diketahui, tutur dia, bagi teman-teman yang memiliki mimpi untuk kuliah keluar negeri, itu sangatlah mudah, teruslah bermimpi dan berusaha dalam meraih hal tersebut.

‘’ Perbanyaklah mengikuti berbagai kursus bahasa inggris dan keahlian lainnya seperti hobi nari, silat, nyanyi dll, serta kontribusi teman-teman untuk masyarakat sangat disarankan untuk bisa dijadikan pegangan/ kekuatan saat mengikuti berbagai macam program student exchange ‘’ tuturnya.

Dalam rangka mengasah minat dan bakat untuk bekal menjadi leader di masa depan. Saya telah bergabung dalam berbagai organisasi ataupun komunitas yang disediakan oleh kampus tercinta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. 

BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Foto : wartadompu.com


Berbagai organisasi yang telah saya ikuti di kampus seperti menjadi anggota BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) pada Divisi Pengembangan Wawasan dan Intelektual tahun 2015-2016, bergabung di komunitas IGOV Community sebagai anggota pada Divisi Akademic and Intelectual tahun 2015-2016 dan diangkat menjadi Sekertaris Divisi pada tahun 2016-2017. Paparnya.
 Tergabung dalam keanggotaan mahasiswa UMY NTB serta mengikuti berbagai program kegiatan organisasi lainnya seperti kepanitiaan seminar nasional, workshop, maupun kegiatan nasional seperti government village fair tahun 2017. Serta tergabung sebagai pengurus di komunitas We Save Cabang Yogyakarta.

Selain mencoba aktif di organisaisi kampus maupun luar kampus, hobi atau kegemaran saya dalam mengabdi pada bangsa ini telah menarik saya untuk bisa ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial dan kegemaran inilah yang membawa saya bisa lolos Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dibidang Pengabdian Kepada Masyarakat pada tahun 2015 dengan judul ‘’MAJIKOM’’ (Manajemen Cerdas Untuk Ekologi dan Ekonomi) Gepeng Menuju Masyarakat Yang Lebih Mandiri.
Bersama 2 teman saya lainnya Ruli Desianti dan Muh. Iqbal. Kegiatan ini sebagai bagian dari implementasi dari salah satu Tri Dharma perguruan tinggi.  Terangnya.
Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya perihal kegemaran saja, saya pikir kegiatan-kegiatan sosial seperti ini akan sangat diperhitungkan khususnya bagi para pejuang beasiswa, kegiatan-kegiatan seperti ini adalah bukti real kontribusi kita untuk negara ini. Ucapnya.


Bagi teman-teman, persiapkan diri dari sekarang untuk berjuang dan bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia terlebih bagi”Nggahi Rawi Pahu” sebagai semboyang bagi masyarakat Kabupaten Dompu. 

Saya sebagai putra daerah sangat merasakan bangga bisa mengenyam pendidikan di negeri “gadjah putih” ini, berbagai kegiatan telah saya ikuti diluar perkuliahan seperti Kegiatan di Farm House at Bann Suan Suk Jai di Provinsi Lamphun, Visits Student Museums di Kota Tua Provinsi Chiang Mai, Learning The Buddhist Religions di Mahachula University.

 Sekarang saya sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan Volunteer Camp di Kanlayaniwatana Provinsi Chiang Mai.

Kegiatan-kegiatan tersebut adalah bagian dari pembelajaran dan semua ini dilakukan atas dasar kepekaan terhadap ilmu pengetahuan seperti kata mutiara yang berbunyi”Setiap orang adalah guru dan setiap tempat adalah sekolah”. Imbuhnya.

Rencana selanjutnya, ketika saya balik ke Indonesia, disamping melanjutkan semester di Universitas asal (UMY) untuk menyelesaikan KKN dan Skripsi, saya berkeinginan untuk memberikan motivasi serta kisah perjuangan saya bagi teman-teman Kabupaten Dompu sebagai salah satu acuan dalam meraih cita-cita kuliah ke luar negeri.  Tutup pria (21) yang akrab dipanggil Alfar atau Fauzi kepada wartadompu.com sambil memperlihatkan beberapa foto aktivitas kuliahnya di negara Thailand Rabu (24/01/2018) Pukul 19.28 Waktu Thailand.

Alfauzi Rahmat Rabu  (24/01/2018) (Foto : wartadompu.com)
 .....................................................................................................................................................................................................



Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.