Aksi Long March Mahasiswa STISIP Mbojo Menuju Distanbun Bima, Senin(18/12/2017) (WARTA DOMPU. com/Ewong)
BIMA – Buntut dari Aksi 9 Desember hari yang lalu yang mengakibatkan satu mahasiswa Stisip Mbojo terluka dibagian kepala dan pelipis, karena diduga di aniaya oleh salah seorang staf pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Bima senin, 11/12/2017 hari yang lalu di bima

Ratusan Mahasiswa Bima Senin, 18/12/2017 Pukul 10.00 wita kembali menggelar Aksi Unjuk Rasa Depan kantor Distanbun Bima

Unjuk rasa yang menuntut pelaku kekerasan diproses ini, mendapat pengawalan ketat dari kepolisian polres Bima

Nampak sejumlah pamflet dan spanduk yang bertulis ‘’ Segera Tangkap dan Penjarakan Kadis Distanbun Bima’’ dibentangkan oleh mahasiswa sepanjang jalan

Menanggapi tuntutan mahasiswa, kadis distanbun bima, Rendra Farid mengatakan pihaknya tidak menampik adanya kekerasan yang dilakukan oleh stafnya kepada mahasiswa hari yang lalu, bahkan dirinya akan segera menindak lanjuti secara hukum, kata farid saat melakukan dialog terbuka bersama mahasiswa di lingkup Distanbun bima Senin, 18/12/2017

Setelah mendengarkan tanggapan kadis distanbun, massa kemudian membubarkan diri secara tertib dan kembali ke kampus untuk belajar

Aksi dugaan pemukulan terhadap mahasiswa stisip mbojo ini mendapat kecaman keras dari berbagai pihak terutama masyarakat ilmiah kampus dibima

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.