Tuntutan ormas Front Pembela Islam (FPI) agar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. M. Iriawan dan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Anton Charliyan agar dicopot dari jabatannya dipastikan kandas, pasalnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian menolak tuntutan FPI untuk mencopot Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat karena dinilai tidak ada alasan yang kuat. Jenderal Tito Karnavian menegaskan tidak ada pencopotan terhadap Kapolda Metro Jaya maupun Kapolda Jawa Barat.

Sebelumnya massa FPI berunjukrasa di depan Mabes Polri menuntut agar Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat dicopot. FPI menilai Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan layak di copot karena telah memprovokasi FPI untuk mengejar masa HMI hingga menyebabkan timbulnya kericuhan dalam aksi demonstrasi 4 November 2016 lalu. Sementara FPI menilai Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Anton Charliyan layak dicopot karena menjadi ketua dewan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Menanggapi tuntutan pencopotan oleh FPI ini, Kapolda Metro Jaya Jaya Irjen Pol. M. Iriawan menanggapi ringan, Irjen Pol M. Iriawan hanya tertawa saat memberi tanggapan terkait tuntutan FPI ini. "Siapa dia, enak aja mau copot saya". Katanya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Anton Charliyan mengaku siap dicopot jika memang telah melakukan kesalahan. "Kalau saya dianggap salah dan saya mendapat jabatan itu adalah amanah bukan untuk mendapatkan jabatan, untuk bangsa dan negara jangankan jabatan jiwapun saya siap serahkan. Kesini itu bukan untuk jabatan, silahkan kalau mau diambil sekarang tapi tunjukkan bahwa saya salah, tapi selama saya benar saya akan maju terus". Jelasnya.

Tuntutan FPI agar Kapolda Jawa Barat dicopot ini merupakan buntut terjadinya kericuhan antara masa FPI dengan massa sejumlah ormas usai pemeriksaan ketua FPI Rizieq Shihab di Polda Jawa Barat.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.