Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Dompu, Selasa (08/11/2016) kemarin membuat sejumlah rumah warga rusak. Pasalnya adanya bencana alam itu membuat sekitar 30 rumah milik warga desa saneo, serakapi dan desa karembabura rusak parah.
Wakil bupati Dompu, Arifuddin, SH saat mengunjungi rumah warga di Desa Daneo Rabu (09/11) pagi mengungkapkan bahwa rumah warga yang rusak akibat bencana alam itu sebanyak 30 rumah yang terdiri dari 7 unit rumah rusak parah dan 27 unit rumah rusak ringan dan sedang.

"Desa saneo terdapat 4 unit, Serakapi 2 unit dan Desa kerambabura 1 unit rumah warga yang rusak parah, sisanya rusak ringan. Saat ini kami hanya memberikan sejumlah bantuan Seadanya dan akan ditindaklanjuti lebih lanjut" terangnya.

Katanya, dalam kurun waktu dekat ini pihaknya akan melakukan rehabilitasi terhadap sejumlah rumah yang terkena musibah, "Dalam waktu dekat kita akan rehabilitasi". ucapnya.

Hujan deras yang disertai angin kencang pada Selasa lalu mengguyur sebagian besar wilayah yang ada di Kabupaten Dompu. Akibatnya, tak hanya rumah tetapi juga sejumlah pohon tumbang dan kabel listrik terputus di beberapa titik.

Untungnya kejadian yang terjadi sekitar pukul 16.45 Wita tersebut tidak sampai menelan korban jiwa, hanya saja pemilik rumah mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Baharudin, salah satu korban keganasan angin kencang itu menuturkan Bahwa saat kejadian dirinya bersama keluarga sedang tidak berada di rumah. "Untungnya anak dan istri saya tidak berada di rumah kalau ada Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada mereka" ungkapnya.
Dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah pulang bekerja proyek. "Saya sempat shock melihat kondisi rumah saya Tetapi mau gimana lagi, namanya juga musibah". Ujarnya sabar.

Sementara itu korban angin kencang lainnya Nurmala, mengaku dirinya selamat dari maut saat angin kencang menghantam rumahnya. Saat itu dirinya baru saja mengganti pakaian dan ingin tidur siang tak disangka secara tiba-tiba rumahnya oleng. "Melihat kondisi rumah saya oleng saya, langsung loncat dari atas hingga ke bawah tanah, untungnya saya cepat, kalau tidak saya tidak tahu lagi apa yang terjadi". Ungkapnya ketika bercerita.

Selanjutnya
Posting Lebih Baru
Sebelumnya
This is the last post.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.