Kesekian kalinya, pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Dompu Rabu (09/11/2016) aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Dompu. Dalam aksinya kali ini HMI cabang Dompu menuntut Kejaksaan Negeri Dompu untuk memberikan kepastian hukum terhadap dugaan kasus korupsi atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) 15 desa dan laporan hasil pemeriksaan (LHP) event Tambora Menyapa Dunia (TMD) yang disampaikan inspektorat Dompu kepada Kejaksaan setempat. "Kami mendesak Kejari Dompu untuk serius menuntaskan kasus korupsi di Dompu, baik yang sudah dilaporkan maupun yang belum dilaporkan, termasuk dugaan korupsi ADD dan DD 36 desa Yang dilaporkan masyarakat". Terang ketua HMI Dompu Selamat Abadi Sentosa saat berorasi kemarin.

Upaya untuk mendorong penuntasan kasus korupsi juga meminta DPRD untuk secara bersama-sama mendesak Kejari Dompu. "Kami meminta DPRD untuk segera keluarkan rekomendasi Kepada Bupati Dompu agar mencopot kepala BPMPD dan Inspektorat Dompu karena dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugasnya". Tegas massa aksi dalam orasinya.

Sementara itu PLH Kejari Dompu Agus Taufik Rahman, SH yang juga Kasi Pidum Kejari Dompu mengapresiasi aksi yang dilakukan mahasiswa. "Sejumlah tuntutan akan kami sampaikan pada pimpinan kami karena pimpinan sedang ada tugas di luar daerah". Ucapnya.

Posting Komentar

Warta Dompu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-2mBCS3yYrBk/Wj059R-fHEI/AAAAAAAAAOM/PW-QOSxL99EVnjuFLLytXHTU-EDGkcp-ACLcBGAs/h120/WD.png} Harian dompu untuk indonesia, menyajikan berita lokal, nasional maupun internasional terkini {facebook#https://www.facebook.com/wartadompu} {twitter#https://twitter.com/wartadompu} {google#https://plus.google.com/u/0/111968712748616791463} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/wartadompu/} {instagram#https://www.instagram.com/wartadompu}
Diberdayakan oleh Blogger.